/
Rabu, 05 April 2023 | 15:33 WIB
Dukun pengganda uang Mbah Slamet (Ilustrasi)

Suara Sumatera - Seorang warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) Mulyadi (47) diketahui menjadi salah satu korban Mbah Slamet, dukun yang menyebutkan diri bisa menggandakan uang di Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Sosok Mulyadi diketahui dikuburkan bersama seorang wanita yang merupakan kekasihnya. Warga jalan Bakti Kelurahan Siring Agung Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Sumsel ini dikabarkan sudah menghilang selama satu tahun terakhir.

Kekinian rumah yang didiami oleh Mulyadi terlihat kosong dan tidak banyak yang mengenal sosok ini.

Idris ketua RT04 RW 8 Kelurahan Siring Agung, menyampaikan bahwa sepengetahuan dirinya rumah itu memang sudah lama dibiarkan kosong alias tak berpenghuni.

Satu warga menyebut jika telah sepekan terlihat kosong. “Benar ini rumahnya Pak Mulyadi, tapi sudah beberapa hari terakhir tidak terlihat dihuni,” ucapnya.

Rumah bertingkat dua dengan cat orange yang sudah pudar, terlihat kosong dan sudah tidak dihuni lagi.

Idris sendiri tak begitu mengenali sosok dari Mulyadi, sebab ia sendiri baru terpilih menjadi ketua RT bulan ini.

Polisi terus mengindentifikasi 12 jasad yang sudah ditemukan dalam kasus pembunuhan Dukun pengganda uang asal desa Balun, Banjarnegara, Jawa Tengah Mbah Slamet.

Hingga kini sudah dua jasad yang berhasil diidentifikasi dimana yang pertama merupakan Paryanto (53) asal Sukabumi dikubur di liang nomor 1. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut Mulyadi warga Lorong Bakti, Siring Agung, Palembang telah hilang satu tahun terakhir.

Baca Juga: Senyum Hary Tanoe Disambut Langsung Prabowo saat Pertemuan Sore Ini di Kertanegara

“Ada sepasang kekasih asal Palembang atas nama Mulyadi dan pacarnya dikubur di liang yang sama,” ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi.

Polisi sejauh ini hanya mendeteksi sembilan mayat sisanya yakni enam laki-laki umur 40-50 tahun dan tiga perempuan umur 25-35 tahun. 

Load More