Suara Sumatera - Perangkat ponsel lipat kini semakin diminati. Minat konsumen terhadap ponsel lipat cenderung naik dari tahun ke tahun.
Salah satunya karena produsen berlomba-lomba menciptakan ponsel yang lipat yang bisa memenuhi kebutuhan konsumen seharu-hari. Pada umumnya ponsel lipat terdiri dari dua model, yaitu fold dan flip.
Pada model fold, ponsel dapat dibuka dan ditutup secara horizontal seperti buku. Ukuran ponsel fold ketika dibuka biasanya menyerupai tablet.
Sedangkan ponsel flip, gawai itu dibuka-ditutup secara vertikal dan ukurannya seperti ponsel biasa ketika dibuka.
Berikut tiga alasan mengapa ponsel lipat kian diminati melansir Antara Minggu (16/4/2023):
1. Dua ponsel dan layar inovatif
Ponsel lipat menggunakan desain yang padu dan fleksibel jika dibandingkan ponsel pintar konvensional. Dengan bentuk yang kecil, ponsel lipat menawarkan dua bentuk ponsel dan dua layar terpisah yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.
2. Inovasi layar tanpa bekas lipatan
Produsen ponsel lipat berinovasi merancang layar yang mulus dan bebas dari lipatan supaya tidak mengganggu pengalaman menggunakan ponsel. Layar tanpa bekas lipatan juga menghilangkan kecemasan pengguna tentang ketahanan gawai.
Baca Juga: Akun Twitter Gindha Ansori Mendadak Hilang, Warganet Siap-siap Geruduk Tiktok
3. Fitur dan teknologi
Ponsel lipat diperkirakan mengalami pertumbuhan pengapalan sebesar 26 juta unit pada tahun ini. Oleh karena itu, produsen bersaing membekali ponsel lipat mereka dengan teknologi yang bisa bersaing dengan ponsel kelas atas.
Teknologi yang diberikan bisa berupa kecanggihan kamera, desain dan pilihan warna, serta daya tahan baterai agar mendukung penggunaan sehari-hari.
Berita Terkait
-
HP OnePlus Akhirnya Resmi Kembali ke Indonesia, Kapan Rilis?
-
Sempat Ngaku Diretas, Ponsel Ketua KPK Firli Bahuri Sudah Kembali Normal
-
Hobi Membuat Konten? Hindari 4 Hal Ini saat Memotret di Malam Hari
-
Beberapa Fitur Ponsel yang Membantu Penulisan Artikel Menjadi Lebih Mudah
-
Mudah Dilakukan! Ini 5 Cara Mencegah Mata Lelah Akibat Menatap Layar Ponsel
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern