Suara Sumatera - Akun Twitter @mazzini_gsp, pembongkar kasus penganiayaan yang dilakukan anak AKBP Achiruddin undur diri dari media sosial. Langkah itu diambil berdasarkan saran dari psikolog untuk fokus pemulihan diri.
"Berdasarkan saran psikolog dan beberapa kawan-kawan Twitter yang saya mintai pendapat. Gue izin undur diri, log out dulu dari semua medsos supaya lebih fokus saat konseling dan pemulihan diri," cuit akun itu dikutip Kamis (4/5/2023).
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf kepada follower karena pesan yang dikirimkan lewat Direct Message (DM) tak bisa dibalas.
"Maaf untuk temen-temen yang malam ini dan seterusnya DM jika pesan kalian baik pertanyaan, permintaan retweet suatu masalah, dan cerita permasalahan kalian gak gue balas. Semoga permasalah kalian cepat selesai, begitupun masalah gue," tulisnya.
"Maaf juga buat temen-temen lain kalau ada tweet gue membuat kalian kurang berkenan, khususnya buat temen-temen di Twitter yang gak follow lalu merasa terganggu akibat tweet gue lewat di TL kalian, sehat dan lancar rezeki temen-temen semuanya ya. Amiin," sambungnya.
Sementara itu, admin akun Twitter @PolJokesID menyebut Mazzini memutuskan untuk mundur dari akun medsos karena mendapat ancaman dan fitnah.
"Biar ga simpang siur, ternyata bener doi dapet ancaman, fitnah terlebih lagi kena mental gara-gara banyak anon2 buzzer gatau dari mana nyerang privasi doi," cuitnya.
Diberitakan, video penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan kepada mahasiswa Ken Admiral viral di media sosial.
Kasus ini menyeret sang ayah, AKBP Achiruddin Hasibuan karena membiarkan peristiwa itu terjadi. Kekinian AKBP Achiruddin dipecat dari Polri. Dirinya pun ditetapkan menjadi tersangka penganiayaan.
Baca Juga: Mazda Corporation Jepang Berikan Lampu Hijau untuk Perakitan Lokal di Indonesia
Berita Terkait
-
Polda Sumut dan KPK Kerja Sama Telusuri Gratifikasi dan Harta Kekayaan AKBP Achiruddin
-
Babak Baru AKBP Achiruddin: Dipecat, Jadi Tersangka, Kini Ajukan Banding
-
Kuasa Hukum Aditya Hasibuan Laporkan Penyidik Polda Sumut ke Propam Mabes soal Ini
-
Polda Sumut Sita Senjata Laras Panjang Milik AKBP Achiruddin
-
Pantas Banding, Segini Uang Pensiun AKBP Achiruddin yang Lenyap Usai Dipecat
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes
-
9 Rekomendasi Lipstik Murah Terbaik untuk Bibir Hitam, Mulai Rp20 Ribu
-
Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga
-
2,35 Juta Nasabah PNM Mekaar Naik Kelas, Bukti Nyata Manfaat Pembiayaan dan Pemberdayaan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah