Suara Sumatera - Persaudaraan Alumni (PA) 212 menolak diselenggarakannya konser Coldplay yang rencananya digelar di Jakarta, pada November 2023 mendatang.
Penolakan itu lantaran Chris Martin cs merupakan kelompok yang mendukung kampanye Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dan paham ateisme.
Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda pun menyoroti aksi PA 212 yang menolak konser band asal Inggris tersebut.
Dalam postingan di akun Instagram @permadiaktivis2, Abu Janda menyebut Chris Martin memang mendukung hak gay dan LBGT. Selain itu, dirinya mengaku kehadiran Coldplay tidak membahayakan seperti teroris.
"Chris Martin vokalis Coldplay memang dukung hak para gay & LBGT SO WHAT? yang pasti saya belom pernah dengar ada gay & LBGT jadi teroris ngebom gereja sih. hepi wiken gaes," tulis Abu Janda dikutip pada Minggu (14/5/2023).
Abu Janda mengklaim dirinya bukan mendukung prilaku LBGT. Selain itu, ia menyebut datang ke konser Coldplay untuk mendengar karya musik mereka, bukan untuk setuju dengan apa yang Chris Martin sukung.
"Banyak yang salah paham.. saya bukan mendukung prilaku LGBT, tapi saya toleransi pada hak Chris Martin untuk dukung LGBT itu hak pribadi dia, dan kita ke konser untuk dengar karya musiknya, bukan untuk setuju dengan apa yang dia dukung," ujarnya.
"Kalo menurut Anda dia salah ya tidak usah nonton..Alhamdulillah mengurangi saingan perang tiket nanti tanggal 17," jelasnya.
Sebelumnya, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas Islam dan berpedoman pada Pancasila sudah seharusnya menolak Coldplay.
Baca Juga: Siapa Haji Agus Suleha, Sultan Bojong Koneng yang Umrahkan Warga Kampungnya
"Jelas kami dari PA 212 menolak konser Coldplay yang mendukung LGBT itu," kata Novel.
Novel mendesak pemerintah harus menolak kehadiran band yang digawangi oleh Chris Martin tersebut. Dirinya juga menghimbau agar panitia segera mengurungkan niatnya mendatangkan Coldplay.
Diketahui, Coldplay akan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta pada 15 November mendatang.
Harga tiket konser Coldplay di Jakarta mulai dari Rp 960.000 sampai Rp 13,2 juta. Penjualan tiket akan digelar pada 17-19 Mei 2023.
Tag
Berita Terkait
-
Nursyah Mendadak Nge-DJ, Warganet Sebut Menghibur: Cocok Duet Bareng Coldplay
-
BCA Mobile Kembali Normal Pasca Gangguan Sejak Minggu Pagi
-
Pinjam Uang Pinjol Demi Tiket Konser Coldplay? Simak Saran dari OJK
-
OJK: Beli Tiket Konser Coldplay Jangan Pakai Pinjol Ilegal
-
Lirik Lagu Coldplay A Sky Full of Stars dan Terjemahannya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar