Suara Sumatera - Mitos dan fakta seputar payudara masih sering membuat wanita-wanita salah kaprah. Banyak juga yang beranggapan payudara akan besar jika sering diremas-remas. Benarkah?
Sebagian wanita tidak percaya diri karena memiliki payudara yang kecil. Mereka menganggap payudara kecil tidak seksi dan tidak menarik bagi lelaki.
Sejumlah wanita kadang berusaha keras untuk membuat payudaranya menjadi besar. Salah satu cara yang dikatakan ampuh untuk membuat payudara menjadi lebih besar yaitu dengan kebiasaan meremasnya.
Tidak hanya itu, ada juga yang mengatakan kalau kebiasaan meremas payudara justru bisa menyebabkan penyakit kanker. Begini fakta dan mitosnya.
1. Meremas payudara dapat membuatnya menjadi besar
(Mitos)
Meremas payudara nyatanya tidak dapat membuatnya menjadi tumbuh besar. Ini adalah mitos belaka. Pada dasarnya hal yang dapat membuat payudara menjadi besar ditentukan oleh gen dan hormon di dalam tubuh.
2. Meremas payudara sebabkan kanker
(Mitos)
Banyak ungkapan kalau meremas payudara dapat menyebabkan kanker. Hal ini adalah mitos. Pasalnya, meremasnya tidak akan menyebabkan kanker. Terkait kanker sendiri dapat terjadi karena sel aktif yang ada di dalam tubuh, serta berbagai faktor penyebab lainnya.
3. Dapat mendeteksi kanker
(Fakta)
Nyatanya, meremas payudara bukanlah menjadi penyebab kanker, tetapi mendeteksinya. Dengan meremas payudara, wanita bisa mendeteksi adanya gejala kanker. Biasanya, hal ini akan terasa dari munculnya benjolan di sekitar payudara.
4. Mencegah kanker
(Fakta)
Berita Terkait
-
Cara Rangsang Gairah Seks Ibu Menyusui yang Menurun, Dokter Boyke: Jangan Mainkan Payudara!
-
Nikita Mirzani Operasi Tumor Payudara, Netizen Bahas Karma: Sedang Menerima Balasan Perbuatan Buruk!
-
Bongkar Fakta Besarkan Payudara Istri dengan Cara Diremas-remas, Dokter Boyke: Bukan Cucian!
-
Kelakuan Bunda Corla Dan Pameela Safitri Di Acara Spesial Ramadhan Dihujat, Joget Adu Payudara
-
3 Cara Memuaskan Suami Saat Istri Sedang Haid, Termasuk Jepit Mr P Pakai Payudara
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati