Suara Sumatera - Rebecca Klopper ternyata pernah menjadi korban pemerasan terkait video syur dirinya.
Ahmad Ramzy, mantan kuasa hukum Rebecca Klopper, mengatakan, pernah mendampingi Becca membuat laporan kasus pemerasan ke Bareskrim Polri pada Oktober 2022.
Pada saat itu, Rebecca Klopper mendapat ancaman akan disebar video syurnya jika tidak menyerahkan sejumlah uang.
Sebelum video syurnya tersebar luas, perempuan yang disapa Becca ini sudah melaporkan kasusnya ke polisi.
"Kaitannya tentang pemerasan dan pengancaman yang dialami oleh RK. Yang mana pemerasan dan pengancaman tersebut berkaitan dengan permasalahan yang ramai sekarang ini. Yaitu video yang beredar," kata Ramzy.
Berdasarkan laporan Rebecca Klopper, polisi sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka yaitu RFM dan NR.
Kedua pelaku mengaku telah memerasa Rebecca Klopper dan menjadi video syur tersebut sebagai alat untuk memeras.
"Terhadap laporan polisi itu sekarang sudah selesai. Waktu itu klien saya memilih menyelesaikan perkara ini secara restorative justice, dan tugas saya juga sudah selesai terhadap laporan polisi yang saya buat," imbuh Ramzy.
Rebecca Klopper melalui Ahmad Ramzy kemudian memutuskan mencabut laporan atas keberadaan video syurnya pada 28 November 2022.
Baca Juga: Alasan Neymar Cocok Berseragam Manchester United
Kini video syur tersebut kembali menyebar di media sosial. Rebecca Klopper memutuskan melaporkan kembali hal ini ke Bareskrim Polri.
Berita Terkait
-
Pelaku Pemerasan Video Asusila Rebecca Klopper Ternyata Teman Dekat Mantan Pacar Sang Artis
-
Rebecca Klopper Pernah Diperas dan Diancam Akan Disebar Video Asusilanya pada Oktober 2022
-
Ogah Pastikan Rebecca Klopper atau Bukan, Pengacara Ungkap Pemeran Cowok di Video Syur Bukan Fadly Faisal
-
Profil Doddy Sudrajat, Ayah Kandung Mendiang Vanessa Angel yang Mengomentari Video Syur Rebecca Klopper
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026