Suara Sumatera - Calon Presiden atau capres dari Koalisi Perubahan untuk Perbaikan, Anies Baswedan sempat ditanya bagaimana jika koalisi tersebut bubar sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Jadi gini, menurut saya kami di koalisi perubahan itu kalau boleh Anda melihat selama berbulan-bulan, nggak banyak tuh pesan-pesan mix yang muncul,” kata Anies melansir dari youtube channelnya, Kamis (25/05/23).
“Ada proses pembicaraan, ada banyak hal dibahas tapi kami tidak ingin mengirimkan pesan yang membingungkan pada publik,” tambahnya.
Menurut Anies, hanya koalisi yang sudah punya dokumen kesepakatan.
“Yang hari ini bilang A besok A+ kemudian nanti B besok B- nanti B+ lagi. Kemudian publik berspekulasi ini jadi nggak sih, ini pecah nggak sih?,” jelasnya.
“Bahkan diantara semua, yang sekarang sudah punya dokumen tertulis kesepakatan bersama, cuma 3 partai ini Nasdem, PKS dan Demokrat,” katanya.
“Jadi saya ingin sampaikan Insya Allah, semua semua ditangan Allah ya. Kita nggak tahu nanti ujungnya apa. Tapi secara hitungan proses manusianya nih yang kelihatan kasat matanya nih, Insya Allah semua jalan sama-sama terus,” tambah Anies Baswedan.
Berita Terkait
-
Din Syamsudin: Di Kalangan Orang Cerdas, Anies Baswedan Sosok Tepat Untuk Indonesia
-
Berantas Mafia Kasus, Kubu Anies Baswedan Ingin Berkuasa Lebih Dahulu
-
Berapi-api Pidato Berantas Mafia Kasus, Anies Baswedan Singgung Mafia BTS Menkominfo
-
Disindir Anies, Benar Tidak Pembangunan Era SBY Lebih Baik Daripada Era Jokowi?
-
Anies Salah Baca Data soal Pembangunan Jalan Era Jokowi dan SBY
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?