Suara Sumatera - Pesantren Al-Zaytun Indramayu Jawa Barat belakangan menjadi sorotan lantaran memicu kontroversi di media sosial.
Seiring dengan itu, beredar kabar yang menyebut bahwa 12 ribu hektare tanah milik pesantren Al-Zaytun disita aparat berwajib.
Informasi tersebut disebarkan dalam bentuk video oleh kanal YouTube bernama Ruang Indonesia baru-baru ini.
Adapun judul narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“12 RIBU HEKTAR TANAH AL ZAYTUN DI SITA SORE INI”.
Lantas apakah benar klaim yang menyebut tanah milik pesantren Al-Zaytun disita?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak ada informasi valid terkait penyitaan tanah milik pesantren Al-Zaytun. Faktanya, narasi dalam video hanya menjelaskan sejarah pembangunan pesantren tersebut.
Narasi pada video justru identik dengan artikel yang diunggah Radar Cirebon dengan judul “Tanah 60 Hektare jadi 1.200 Ha, Begini Awal Pembangunan Al Zaytun”.
Dalam artikel ini berisi tentang sejarah pembangunan pesantren Al-Zaytun. Syekh Panji Gumilang, selaku pimpinan pesantren tersebut mengawali pembangunan dari tanah seluas 60 hektare.
Baca Juga: Bikin Ketua RT Murka, Siapa Anggota Dewan yang Temui Pemilik Ruko Makan Jalan di Pluit?
Saat ini, pesantren Al-Zaytun memiliki luas 1.200 hektare yang disediakan berbagai fasilitas untuk mendukung pendidikan disana.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, video dengan klaim menyebut tanah milik pesantren Al-Zaytun disita merupakan kabar hoaks. Dengan demikian, video tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak