Suara Sumatera - Seorang bocah laki-laki berusia empat tahun, nekat melompat dari rumahnya di lantai 26. Peristiwa nahas itu terjadi di Hunan, China.
Bocah tersebut melompat sambil memegang payung sebagai parasut darurat. Ternyata, aksi itu dilakukannya lantaran meniru film kartun. Beruntung, nyawa bocah tersebut terselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit.
Mengutip Suara.com, ibu anak ini bekerja di kota lain, sedangkan sang ayah sering berpergian ke luar negeri untuk bekerja. Bocah laki-laki tersebut kemudian diasuh oleh neneknya. Di hari kejadian, ternyata neneknya sedang keluar untuk menjemput saudarinya.
Bocah itu ternyata menonton kartun "Tom and Jerry" dan terinspirasi dari situ. Ia membayangkan bisa mendarat dengan selamat jika menjadikan payung sebagai parasut.
Ia dilaporkan melompat keluar dari jendela yang menghadap balkon. Untungnya, anak ini memiliki berat yang cukup ringan dan tubuhnya juga sempat tertahan di pohon besar sehingga mengurangi benturan.
Atas kejadian ini, bocah laki-laki itu mengalami patah lengan kanan saat mendarat. Video Weibo menunjukkan dia dibawa ke ambulans oleh paramedis, dan tampak dibantu oleh orang yang lewat. Dirinya juga mengalami sejumlah patah tulang di bagian tubuh, namun kondisinya stabil.
Video kejadian ini sempat beredar di media sosial Weibo. Beragam komentar hingga perdebatan dari warganet lantas memenuhi unggahan tersebut.
Komentar teratas berpendapat bahwa pengasuh anak laki-laki itu salah, karena mereka seharusnya menutup jendela dengan aman saat seorang anak kecil ada di rumah.
Kendati demikian, ada warganet lain yang memberikan pendapat berbeda. Pengguna lain mengakui bahwa ketika masih muda, mereka memiliki ide yang sama dengan anak laki-laki itu namun tak dicoba karena khawatir soal bahaya yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Viral Pria Onani di Pinggir Jalan Medan, Netizen: Agak Laen Memang Uwak Ini
Tag
Berita Terkait
-
Dampak Buruk Kecanduan Nonton Film Porno, Sulit Ereksi Hubungan Seks Sama Wanita hingga Merusak Otak!
-
Ingin Main Film Bokep, Lucinta Luna Akui Setelah Oplas Lebih Sering Berhubungan Intim
-
Ashanty Eksplorasi Hubungan Seks di Kamar Mandi, Tak Seindah Film: Badan Jadi Biru-biru
-
Badan Ashanty Biru-biru Usai Hubungan Seks di Kamar Mandi dengan Anang Hermansyah: Tak Seindah dalam Film
-
Sederet Bikin Ganjar Pranowo Kalah di Pilpres 2024: Hobi Nonton Film Porno Dibenci Emak-Emak
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati