Suara Sumatera - Kangen Band sempat pecah setelah sang vokalis Andika Mahesa memutuskan keluar dari band yang membesarkan namanya.
Hal itu membuat nama Kangen Band redup. Walau sudah berganti vokalis, popularitas band asal Lampung itu tetap menurun.
Itulah titik terendah yang pernah dialami para personel Kangen Band. Hidup mereka yang tadinya bergelimang harta menjadi sebaliknya.
"Itu sedih banget," ungkap Dodhy Kangen Band di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (31/5/2023).
Untuk bertahan hidup, Dodhy mengaku sampai menjual semua aset yang dimiliki seperti rumah hingga kendaraan.
"Aku terus berjuang. Di Cibubur sampai ngontrak. Rumah kan sudah dijual, habis. Sempat punya motor harga Rp 6 juta, tapi akhirnya aku jual juga," kenang Dodhy.
Tidak hanya Dodhy, personel lain juga hidupnya menjadi susah. Bebes, bassist Kangen Band, sampai banting stir menjadi driver ojek online untuk menyambung hidup.
"Bassis aku ojek online, setelah itu dia bercerai sama istrinya. Dia nongkrong saja cuma pegang Rp 5 ribu doang," kisah Dodhy Kangen Band.
"Gitarisku Tama juga, motornya sampai sudah nggak layak. Kami semua sudah miskin," sambung lelaki 39 tahun.
Baca Juga: Bicara Taktik Depan Parpol dan Relawan, Ganjar: Tak Membully, Jangan Memecah Belah!
Hidup kekurangan, membuat para personel Kangen Band malu untuk pulang ke kampung halamannya di Lampung.
"Mau pulang malu, kan nama Kangen Band sudah gede banget. Makanya kami bertahan di sini walaupun susah banget," terang Dodhy Kangen Band.
Titik balik Kangen Band adalah saat mereka tampil di Synchronize Festival 2020. Itulah momen pertama Kangen Band reuni bersama Andika.
Kiki Ucup lah yang membawa Andika dan kolega kembali meramaikan industri musik Tanah Air.
Dodhy Kangen Band awalnya menolak ide Kiki Ucup menyatukan bandnya di panggung Synchronize Festival 2020 karena masalah pribadi dengan para personel lain.
Namun setelah mencoba tampil lagi bersama Kangen Band, kondisi finansial Dodhy dan para personel lain terbukti membaik. Mereka kembali eksis di belantika musik Tanah Air berkat single Cinta Sampai Mati di 2022.
Berita Terkait
-
Personel Kangen Band Hidup Melarat saat Bubar, Ada yang Alih Profesi Jadi Ojek Online
-
Sempat Tolak Reunian, Para Personel Kangen Band Bersyukur Kini Tak Lagi Hidup Melarat
-
Kangen Band Reunian Gara-Gara Dibohongi Andika dan Terpaksa Tampil di Synchronize
-
Pemain Persija Optimis Tatap Musim Depan, Bidik Juara BRI Liga 1 2023-2024
-
Akses Pendidikan Buat Rakyat Miskin, Ganjar Bicara Beda Pemerintah 'Kasih Ikan' dan 'Kasih Kail'
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah