Suara Sumatera - Dari sisi kuantitas, tingkat popularitas Prabowo Subianto di kalangan pemilih kritis berapa di posisi pertama sebesar 97 persen.
Sedangkan Anies Baswedan 91 persen dan disusul Ganjar Pranowo 89 persen. Hal ini berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
"Dari sisi kuantitas, popularitas Prabowo tertinggi, disusul Anies dan Ganjar," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam keterangan tertulis, Senin (5/6/2023).
Dari sisi kualitas popularitas, kata Irvani, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo lebih unggul dari keduanya.
"Di antara yang tahu, yang suka kepada Ganjar 82 persen, sementara yang suka Prabowo 80 persen, dan Anies 68 persen," ujarnya.
Sementara itu, kedisukaan Ganjar dan Prabowo dalam enam bulan terakhir relatif stabil, dibandingkan Anies yang turun signifikan.
Yang dimaksud pemilih kritis adalah pemilih yang punya akses ke sumber-sumber informasi sosial- politik secara lebih baik. Hal ini karena mereka memiliki telepon atau cellphone sehingga bisa mengakses internet untuk mengetahui dan bersikap terhadap berita-berita sosial-politik.
Mereka umumnya adalah pemilih kelas menengah bawah ke kelas atas, lebih berpendidikan, dan cenderung tinggal di perkotaan.
Mereka juga cenderung lebih bisa memengaruhi opini kelompok pemilih di bawahnya. Total pemilih kritis ini secara nasional diperkirakan 80 persen.
Baca Juga: PKS Setuju Deklarasi Cawapres Anies Dipercepat, Sebut Tokoh Internal Lebih Bagus
Survei dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD) dengan melibatkan 909 responden. Survei dilakukan pada 30-31 Mei 2023 lewat wawancara telepon.
Margin of error survei diperkirakan ±3.3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling.
Berita Terkait
-
Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar di Puncak, Prabowo Mengekor, Anies Lemah di Bawah
-
Survei SMRC: Dari Pemilih Kritis yang Tahu, Mereka Lebih Suka Ganjar Ketimbang Prabowo dan Anies
-
Kerap Capai Posisi Puncak di Hasil Survei, Ridwan Kamil Ngaku Bakal Patuhi Keputusan Partai Golkar
-
Hasil Survei Soal Kinerjanya Selalu Bagus, Amien Rais Ingatkan Jokowi: Mereka Dibayar Sesuai Pesanan!
-
Survei Fortinet: "Branch-Office-of-One" Tetap Jadi Tantangan bagi Keamanan Jaringan di Era Kerja Hybrid
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
7 Fakta Penipuan Umrah Hanania Travel: Rugikan 128 Orang Senilai Rp12 Miliar
-
Ibu Niko Al Hakim Diduga Sindir Rachel Vennya, Singgung Cucu hingga Penjualan Rumah
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Meromantisasi Sabar Tanpa Batas Adalah Cara Halus Membuat Ibu Depresi
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo