Suara Sumatera - Seteru Nikita Mirzani dan anak gadinya, Laura Meizani alias Lolly makin menjadi-jadi. Kekinian Lolly menjadi bahan ejekkan sang ibu, gara-gara tidak mampu membayar sekolahnya sendiri.
Bahkan saking sarkasnya, Nikita Mirzani meminta agar netizen membuka donasi membantu Lolly, yang sedang sekolah di London.
Gertakan Nikita Mirzani tampaknya bermula dari rasa geram terhadap banyak orang yang merasa iba pada Lolly. Meski demikian, open donasi yang bakal dilakukan kepada Loly pun sebenarnya membuat publik geram.
Menurut Nikita, sang anak sebetulnya sedang stress karena tak punya uang.
"Dia itu stress karena nggak punya uang. Dia itu bingung nggak punya uang. Saya tahu betul anak saya," kata Nikita.
"Kasihan aja sama itu anak. Kalau perlu kalian buka open donasi deh. Daripada itu anak main handphone mulu, ditegur terus sama gurunya, sama sekolahannya. Mending kalian open donasi sekalian ya. Daripada kasihan kasihan. Kalau kalian kasihan kalian bantuin bayarin sekolahnya itu baru betul," ujar Nikita seperti dikutip melalui unggahan akun gosip lambe__danu pada Kamis (8/6/2023).
Pernyataan mantan istri Antonio Dedola ini pun sontak membuat publik geram.
Publik kemudian melemparkan cibiran kepada Nikita Mirzani yang ingin membuka donasi pada Lolly.
"Bilang aja nggak mampu biayain sekolah. Kok nggak malu minta open donasi. Katanya nitizen miskin, sebulan penghasilan Rp1 M, tapi ngemis-ngemis sama netizen," kata netizen lain.
Baca Juga: Bikin Penasaran! Megawati Disebut Bakal Kasih Kejutan Saat Tutup Rakernas III PDIP
"Open donasi? Enakan situ dong. Anaknya udah nggak bisa disuruh kerja live kayak di Indonesia. Jadi sekarang suruh open donasi? Lawak. Bukan masalah nominal uangnya, tapi akses bayarnya cuma bisa di wali biologis woy," imbuh netizen lain.
"Dia nggak mikir ya kalau anaknya bunuh diri atau jual narkoba atau punya sugar daddy atau prostitusi. Terus dia mau tetap salahkan anaknya? Kasihan beban mental anaknya," tulis netizen lain.
"Kasihan si Lolly. Sumpah. Semoga aja dia nggak gila dan aneh-aneh," komentar netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Minta Netizen Open Donasi Buat Lolly, Nikita Mirzani Dicibir: Katanya Banyak Duit, Kok Ngemis-ngemis!
-
Pose Pamer Belahan Dada, Nikita Mirzani 'Sindir' Lolly Putrinya: Ingin Uangku?
-
Biaya Sekolah Lolly di London Diputus, Nikita Mirzani Ngakak Bahas Uang
-
Lolly Ngegas Disuruh Sadar Diri Masih Butuhkan Nikita Mirzani: Itu Tanggung Jawabnya!
-
Nikita Mirzani Minta Bikin Open Donasi untuk Anaknya, Auto Disemprot Warganet
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi
-
Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
-
Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026