Suara Sumatera - Keputusan Mahkamah Konstitusi atau MK yang tetap memperlakukan Sistem Proporsional Terbuka pada Pileg 2014 layak diapresiasi. Hal ini disampaikan Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga.
MK dimilai mendengarkan suara hati mayoritas anak bangsa yang diwakili mayoritas partai politik.
"Ini artinya, MK masih mampu menegakkan keadilan tanpa takut intervensi penguasa," kata Jamiluddin.
Jamiluddin menambahkan sistem terbuka juga sejalan dengan sistem demokrasi yang menjadi amanat reformasi.
Dengan demikian, MK sungguh-sungguh memutuskan sistem pemilu yang sejalan dengan sistem politik yang dianut saat ini.
"Keputusan MK itu tentunya menjadi pukulan telak pada PDIP, partai yang ngotot menginginkan sistem tertutup. Padahal sistem ini dinilai tidak sejalan dengan sistem politik terbuka," terangnya.
Jadi, lanjut Jamil, dengan tetap berlakunya sistem terbuka, tentunya menjadi kemenangan bagi para reformis. Negeri ini masih taat dengan amanah reformasi untuk melaksanakan demokratisasi di semua bidang kehidupan.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: Sinopsis Uncontrollably Fond, Drama Populer Kim Woo Bin dan Bae Suzy yang Curi Perhatian
Berita Terkait
-
MK Putuskan Sistem Pemilu Terbuka, Hakim Ingatkan Hal Ini Untuk Partai Politik
-
Akhir Perjalanan Gugatan Sistem Pemilu, MK Ketok Palu Tetap Pakai Proporsional Terbuka
-
Hasto: Aspek Kehidupan Dewan Harus Disiapkan Melalui Pemilu Proporsional Tertutup
-
MK Putuskan Pemilu 2024 Terbuka, Gibran: Semua Happy, Semua Senang
-
MK Putuskan Sistem Pemilu 2024 Tetap Terbuka, Begini Respons PDI Perjuangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
-
Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?
-
Daycare Little Aresha Dicoret-coret, Dua Motor Disiram Cat Hitam, Satpol PP Disiagakan Jaga Lokasi
-
KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Beroperasi Sesuai Jadwal Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
-
Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan
-
Aroma Menyengat yang Menyergap
-
5 Film Terbaru di Minggu Ini, Ada Para Perasuk hingga The Drama
-
Sosok Nurlela, Guru SD Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Wagub Banten Sentil Pusat: Otonomi Daerah Jangan Jalan Setengah Hati