Suara Sumatera - Perempuan yang tidak bisa merasakan orgasme selama berbulan-bulan, disarankan untuk segera melakukan periksaan ke dokter. Sebab, kondisi seperti itu sebenarnya berbahaya bagi perempuan dan bisa membuatnya jadi kehilangan minat berhubungam seks.
Hal itu dinyatakan pakar seksolog dokter Boyke Dian Nugraha. "Mestinya udah berapa bulan pun anda belum bisa mengalami orgasme harus ke dokter. Itu ada satu keadaan nantinya bisa membuat anda jadi tidak menyukai seks," kata dokter Boyke dikutip dari kanal Youtube Sonora.
Orgasme adalah puncak kepuasaan hubungan seksual yang dirasakan perempuan. Sehingga, pemeriksaan ke dokter penting dilakukan untuk mengecek kondisi tubuh hingga psikis.
"Kita selalu melihat satu pasien pada satu biopsikologis. Ada kah faktor hormonal, kok estrogen rendah biasanya dokter akan cek dari cek darah. Faktor psikis, rasa kurang cinta ke suami misalnya karena suami sering berkata kasar atau suami pelit, itu bisa pengaruhi sensitifitas orgasme," jelas dokter Boyke.
Menurut Boyke, selain faktor fisik dan psikis, suasana rumah juga bisa saja mempengaruhi. "Kemudian sosio, lingkungan seperti apa, apakah rumahnya gak nyaman, misal tinggal dengan mertua. Kemudian area sekitar berisik atau anak masih tidur dengan ibu bapaknya. Itu secara environment tidak menyenangkan," lanjut dokter Boyke.
Bila diperlukan, dokter biasanya akan memberikan obat tertrntu untuk merangsang gairah seksual perempuan. Atau pun krim khusus yang harus dipakai di area intim perempuan.
"Dokter bisa berikan beberapa obat agar bisa bangkitkan gairah atau memberikan krim yang bisa bikin sensitif di organ kewanitaan perempuan," ujarnya.
Dokter Boyke menjelaskan bahwa perrmpuan memiliki dua jenis orgasme. Jenis orgasme yang dirasakan itu tergantung dari titik rangsang pada vagina yang disentuh pasangan. Yakni, titik pada klitoris dan area G-spot.
"Klitoris itu titik orgasme wanita yang pertama dan hampir 99 persen bahkan hampir 100 persen wanita mempunyai klitoris. Bila itu dirangsang dia akan orgasme. Dan gspot adalah titik organ kedua pada wanita, kalau titik itu dirangsang maka wanita akan orgasme, tapi beda organismenya," kata dokter Boyke.
Perbedaannya, lanjut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut, orgasme klitoral atau yang terjadi akibat klitoris disentuh hanya akan menimbulkan perasaan enak pada perempuan tanpa keluar cairan.
Cairan yang keluar saat orgasme dan membuat perempuan ingin buang air kecil hanya bisa terjadi saat area g-spot yang dirangsang.
"Kalau dalam suatu saat dia bisa mendapatkan keduanya, orgasme klitoral maupun orgasme g-spot, maka orgasmenya akan menjadi the hole body orgasm, seluruh tubuhnya bahkan sampai selnya mengalami orgasme," katanya. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Cara Cepat Bikin Istri Orgasme, Psikolog Sarankan Hubungan Seks di Atas Sofa
-
Penis Ukuran Besar Bisa Bikin Wanita Cepat Orgasme, Benarkah?
-
Perasaan Ingin Pipis Tanda Wanita Orgasme Saat Hubungan Seks, Dokter Boyke: Miss V Semprotkan Cairan Seperti Pria Ejakulasi!
-
Mr P Langsung Loyo Usai Orgasme, Tanda-tanda Ejakulasi Dini Parah?
-
Dokter Boyke Bongkar Alasan Wanita Susah Orgasme, Pria Berpotensi Tak Pandai Hubungan Seks
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau