Suara Sumatera - Aktivis dari Spirit 212, Damai Hari Lubis meminta capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan guna menyerukan perlawanan terkait rumor yang menyebutkan kalau ia tengah diincar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna dijadikan tersangka.
"Sudah saatnya Anies menunjukkan perlawanan tegas dan bersuara keras dan menyerukan para simpatisannya di seluruh Tanah Air bersikap super waspada, khusus simpatisan di wilayah Jabodetabek diimbau secara fisik bersama menjaga sampai pintu gerbang KPK untuk mengawal tim advokasi hukum yang akan mendampingi Anies," tulis Damai Hari Lubis.
Dia menilai seruan itu perlu dilakukan Anies, sebagai bentuk peringatan keras dan sikap waspada.
"Jika benar ia merasa sengaja akan dijadikan korban oleh 'Kelompok Istana' atau penguasa melalui tangan KPK agar tidak dapat jadi capres," tegasnya.
Anies bisa menggunakan momentum tersebut untuk mengumumkan seruan perlawanan tersebut.
Damai pun menantang tiga partai di KPP, yakni Partai Demokrat, Partai Nasdem dan PKS untuk turut serta mendampingi Anies guna mengumumkan pernyataan perlawanan tersebut.
"Kalau mereka serius, tidak ecek-ecek untuk mendukung Anies," jelasnya.
Damai juga menyatakan jika Anies dan parpol di KPP tidak berani melakukan ikrar perlawanan tersebut, maka jangan salahkan kalau rakyat mencari capres lain dari tiga pilihan yang ada saat ini.
"Polanya sesuai dengan gerakan people power," harap ia.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Yenny Wahid Jadi Kandidat Cawapres Anies, NasDem Bicara Pentingnya Figur NU Jateng-Jatim untuk Pilpres 2024
-
Bicara Sosok Cawapres Anies, Demokrat: Tak Ada Kejutan Tapi Makin ke Sini Makin Mengerucut
-
Yenny Wahid Posting Foto dengan AHY, Begini Kata Demokrat
-
Yenny Wahid Unggah Foto Bareng AHY di Tengah Isu Jadi Cawapres Anies, Waketum Demokrat Bicara Sinyal Dukungan
-
Pakar Sebut Khofifah Jadi Cawapres Perempuan Paling Potensial di Pilpres 2024, Alasannya?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung