Suara Sumatera - Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang tengah menjadi perbincangan lantaran ajarannya dinilai sesat. Bahkan ia dilaporkan polisi terkait dugaan penistaan agama.
Seiring dengan proses hukum tersebut, beredar klaim seorang wanita yang mengaku dipaksa menjadi budak seks Panji Gumilang.
Dalam informasi berbentuk video tersebut terdapat foto seorang wanita yang mengenakan rompi dengan tumpukan uang di hadapannya. Perempuan itu disebut dibayar Rp100 juta per malam.
Kabar tersebut dibagikan sebuah akun Facebook bernama Ailyn Zoila pada 11 Juli 2023 dengan judul narasi sebagai berikut:
“GEGER PAGI INI WANITA INI NGAKU DIP4KSA JADI BVD4K S3K$ PANJI G, DIB4Y4R 100 JT SEMALAM..”
Lalu apakah benar klaim pengakuan wanita ngaku dipaksa jadi budak seks Panji Gumilang?
PENJELASAN
Dari hasil penelusuran, tidak ada informasi valid terkait klaim seorang wanita mengaku dipaksa jadi budak seks Panji Gumilang dan dibayar Rp100 juta per malam.
Faktanya, foto tersebut merupakan hasil editan. Foto tersebut adalah hasil manipulasi dari foto ketika terpidana Pinangki Sirna Malasari menjalani eksekusi pidana empat tahun di Lembaga Pemasyarakatakan Kelas II A Tangerang, Banten, Senin (2/8/2021).
Di foto asli tidak ada tumpukan uang. Foto yang asli salah satunya dimuat di artikel berjudul “Jaksa Pinangki jalani pidana penjara empat tahun” yang terbit di situs kalteng.antaranews.com pada 2 Agustus 2021.
Baca Juga: Anjasmara Digoda Pelakor, Akui Rumah Tangga Pasti Ada Kerikil
Foto tersebut di beri keterangan “Terpidana Pinangki Sirna Malasari menjalani eksekusi pidana empat tahun di Lembaga Pemasyarakatakan Kelas II A Tangerang, Banten, Senin (2/8/2021). ANTARA/HO-Kejari Jakarta Pusat/pri.”
KESIMPULAN
Berdasarkan keterangan di atas, video dengan klaim menyebut wanita mengaku menjadi budak seks Panji Gumilang dengan bayaran Rp100 juta per malam adalah hoaks.
Tidak ada berita valid mengenai informasi tersebut. Dengan demikian, video yang dimaksud masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Saat Tentara Harus Pegang Cangkul: Tamparan untuk Birokrasi Sipil Kita
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Analisis Taktik Afrika Selatan vs Korea Selatan, Siapa Melaju ke 32 Besar?