Suara Sumatera - Media sosial Twitter dihebohkan dengan kabar seorang seleb TikTok, Jehane Thomas yang juga disebut sebagai buzzer vaksin meninggal dunia.
Jehane Thomas tewas setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 yang dirinya rekomendasikan sendiri.
“Buzzer Vaksin di Tiktok! ksehatannya mulai terganggu dan mendadak mati setelah menerima beberapa suntikan covid vaksin yang dia rekomendasikan, coba deh pikir berapa banyak orang sehat akan jadi rentan setelah menerima informasi palsu tentang vaksin darinya, Pandemi tolol.” demikian narasi yang tersebar di Twitter.
Lantas benarkah buzzer vaksin Jehane Thomas meninggal karena suntikan vaksin Covid-19?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak benar Jehane Thomas meninggal dunia akibat suntikan vaksin Covid-19.
Berdasarkan artikel dari media asing, disebutkan bahwa Jehane Thomas meninggal akibat penyakit optic neuritis yang dideritanya.
Keluhan dari Jehane pun sempat dibagikan melalui akun Tiktok dan Instagramnya, yang mana Jehane mengeluh mengalami sakit kepala hebat.
Jehane pun sempat membagikan momen dirinya menunggu untuk menerima operasi sebagai tindak lanjut dari penyakit yang dideritanya tersebut.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim yang menyebut Jehane Thomas meninggal dunia akibat suntikan vaksin Covid-19 yang direkomendasikan sendiri merupakan kabar hoaks.
Baca Juga: Viral Gadis SMP Masturbasi Pakai Minyak Telon, Efeknya Bisa Bikin Keputihan Hingga Bau Tak Sedap!
Faktanya, seleb TikTok tersebut meninggal dunia akibat penyakit Optic Neuritis yang dideritanya.
Dengan demikian, informasi Jehane Thomas meninggal akibat suntik vaksin Covid-19 yang direkomendasikannya sendiri masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan