Suara Sumatera - Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang tengah menjadi sorotan lantaran pernyataannya yang mengundang kontroversi.
Panji Gumilang pun dilaporkan polisi terkait dugaan penistaan agama. Saat ini ia masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tersebut.
Sejalan dengan itu, sejumlah informasi soal Panji Gumilang pun beredar di media sosial. Salah satunya kabar yang menyatakan bahwa bekingan Panji Gumilang diamankan polisi.
Tak tanggung-tanggung, dinarasikan bahwa sang bekingan merupakan seorang jenderal bintang tiga di kepolisian.
Informasi di video YouTube tersebut disebarkan oleh akun Facebook dengan nama Celebes News pada 8 Juli 2023.
“TERBUKTI JADI BEKINGAN PANJI GUMILANG, JENDRAL BINTANG 3 LANGSUNG DICIDUK APARAT SORE INI !!” demikian narasi yang dibagikan pengunggah.
Lantas benarkah jenderal bintang tiga bekingan Panji Gumilang ditangkap?
PENJELASAN
Setelah dilakukan penelusuran, tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa bekingan Panji Gumilang merupakan jenderal bintang tiga ditangkap.
Faktanya, video itu berisi mengenai Panji Gumilang yang menyampaikan bahwa pelindung dari pondok pesantren Al Zaytun adalah Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.
Baca Juga: Viral Foto Anies Baswedan Pegang Celana Dalam Wanita, Ternyata Hoaks
Selain itu, isi video juga justru membahas terkait nyanyian lagu menggunakan bahasa Ibrani yang dinyanyikan oleh santri di Ponpes Al Zaytun tanpa sedikitpun membahas mengenai penangkapan jenderal bintang 3 yang terbukti menjadi bekingan Panji Gumilang.
Cuplikan video yang digunakan di dalam video tersebut pun tidak memiliki kesesuaian dengan klaim yang disampaikan pada judul. Contohnya saja pada menit ke 2:27 yang merupakan potongan dari video milik Harian Surya pada 17 Juni 2023 yang berisikan video kontroversi Ponpes Al Zaytun yang mencampuran salat antara pria dan wanita.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, video dengan klaim jenderal bintang 3 bekingan Panji Gumilang telah ditangkap merupakan kabar hoaks.
Dengan demikian, video YouTube yang dibagikan akun Facebook tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring