Suara Sumatera - Sejumlah emak-emak di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) nekat memblokir jalan proyek tol Betung, Sumatera Selatan-Jambi. Mereka melakukannya karena proyek tersebut menyumbangkan debu yang membuat lingkungan dan kesehatan mereka terganggu.
Kekinian proyek tol Betung-Jambi sesi 3 Bayung Lencir Tempino terus dilakukan pengerjaannya. Selain diwilayah Provinsi Jambi, pembangunan tol ini juga sudah mulai dikerjakan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Dalam beberapa hari terakhir warga salah satu desa tempat proyek pembangunan tol ini mengeluh dengan aktifitas proyek tol ini karena debu yang dihasilkan. Alhasil, emak-emak ini pun memblokir jalan di Simpang Kurun Dusun I dan Dusun 5 Desa Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir.
Mereka menghentikan kendaraan proyek yang melintasi jalan di depan rumah mereka.
Terlihat jalan diblokir oleh warga dengan papan dengan tulisan 'kami cuma makan debu bae bos'.
Beberapa kendaraan angkutan fuso terlihat tidak bisa melintas akibat dihadang emak-emak ini.
"Kami cuma makan debu pak, anak kami sakit sesak nafas, rumah kami retak, anak-anak terlambat ke sekolah, seragam anak kuning semua akibat debu jalan dan lumpur," teriak warga.
Marpuah salah satu warga menyebutkan banyak dampak kurang baik bagi warga.
"Mulai dari debu yang masuk kerumah, jalan rusak, apalagi kalau hujan jalan nya becek anak-anak susah keluar rumah untuk sekolau," jelasnya.
Marpuah pun khawatir dengan banyaknya debu menimbulkan penyakit batuk-batuk.
"Boleh sih lembur sampai malam tapi sampe jam 10 malam saja, kan waktu orang istirahat itu," ujarnya bersama warga lainnya.
"Kalau malam berisik, orang tua yang punya penyakit kadang terkejut," jelasnya
Emak-emak ini berharap agar apa yang menjadi keluhan warga ini bisa menjadi perhatian dari pihak pemborong tol.
Sempat juga dilakukan mediasi antar ibu-ibu yang demo dengan perwakilan pekerja proyek tol. Informasi ini pun kemudian dibagikan sejumlah akun publik.
Salah satu akun publik yang turut membagikan adalah @sekayuterkini. Komentar pun mendukung aksi emak-emak yang dianggap aksi ini ialah kekuatan emak-emak.
"the power of emak-emak" tulis netizen.
Berita Terkait
-
Unsri Luluskan Doktor Ilmu Pertanian Termuda, Rofiqoh Purnama Ria di Usia 26 Tahun
-
BREAKING NEWS, Tokoh Masyarakat Sekaligus Pengusaha Sumsel Kuyung Kritis Meninggal Dunia
-
Kapolsek Pemulutan Dan Babat Tomat Dicopot Karena Temuan Gudang BBM Ilegal
-
Kakek Cabuli Anak Tetangga Berkali-kali, Terungkap Karena Korban Cerita pada Ibunya
-
1125 Bacaleg di Sumsel Lakukan Perbaikan Berkas Pendaftaran, Penyebabnya Karena Ini
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek