Suara Sumatera - PSSI resmi merilis sebanyak 26 nama pemain Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023 yang akan digelar di Thailand pada 17-16 Agustus 2023 mendatang.
PSSI merilis nama-nama pemain itu lewat media sosial. Tiba-tiba, postingan itu pun dihapus. Hal ini menjadi tanda tanya publik. Kenapa dihapus?
Meski telah dihapus, daftar nama-nama pemain yang dipanggil telah tersebar di media sosial dan jadi buah bibir pecinta sepak bola Indonesia.
Sejumlah hal ganjil yang terlihat dari 26 pemain yang dipanggil untuk berpartisipasi di Piala AFF U-23 2023 itu. Berikut daftarnya.
1. Pemain Abroad
Pada daftar pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2023 yang dirilis PSSI tersebut, terdapat dua nama pemain Abroad, yakni Ivar Jenner dan Rafael Struick.
Keduanya masuk dalam daftar 26 nama yang akan dibawa. Hadirnya nama Ivar Jenner dan Rafael Struick ini menjadi pertanyaan besar karena keduanya perlahan sudah masuk tim utama di klubnya.
Apalagi, PSSI sebelumnya telah menjamin bahwa tidak akan memanggil para pemain yang tidak akan dilepas klubnya. Hal serupa juga berlaku untuk para pemain lokal yang bermain di Liga 1.
2. Pemain Kena Sanksi AFC
Dalam daftar 26 nama yang dipanggil PSSI untuk Piala AFF U-23 2023, ada nama-nama pemain yang telah mendapat sanksi dari AFC.
Para pemain itu adalah Komang Teguh dan Taufany Muslihuddin. Keduanya mendapat sanksi larangan bertanding dari AFC akibat keributan yang terjadi di final SEA Games 2023 lalu.
Dengan adanya sanksi tersebut, aneh rasanya PSSI masih memasukkan nama dua pemain tersebut dalam daftar untuk bertanding di Piala AFF U-23 2023.
3. Pemain Ikut Pendidikan Polri
Keanehan juga hadir dari masuknya nama Muhammad Ferarri dan Frengky Missa ke dalam daftar pemain untuk Piala AFF U-23 2023.
Seperti yang diketahui, kedua pemain tersebut tengah mengikuti pendidikan polisi, yang membuat keduanya meninggalkan klub-klubnya.
Berita Terkait
-
Timnas U-17 Kalah Lawan Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers, Disorot PSSI
-
Sederet Pemain Asing Bakal Dinaturalisasi Untuk Timnas Indonesia, PSSI Ungkap Fakta Ini
-
Dipinang PSSI, Park Hang-seo Digaji Rp 22 Miliar Latih Timnas Indonesia, Benarkah?
-
Kena Sanksi PSSI, 2 Pemain Kunci PSIS Carlos Fortes dan Boubakary Diarra Absen Lawan Borneo FC
-
Benarkah FIFA Beri Sanksi PSSI Terkait Kasus Pemalsuan Dokumen Stadion JIS?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Ulah Bejat Kiai Cabul, Ponpes Ndholo Kusumo Ditutup! Ratusan Santri Harus Pindah
-
BRI Bayar Dividen, Total Mencapai Rp52,1 Triliun
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Ulasan Novel The Whisking Hour, saat Naskah Teater Menjadi Nyata
-
Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat