Suara Sumatera - Tak ingin terseret dalam kasus pelecehan para finalis Miss Universe 2023, Rio Motret, buru-buru menggelar klarifikasi.
Rio Motret merupakan mantan Visual Director sekaligus fotografer Miss Universe Indonesia (MUID) 2023.
Ia mengaku tidak tahu menahu ada sesi foto telanjang para finalis Miss Universe 2023. Saat hal itu terjadi, Rio Motret tidak ada di lokasi.
"Saya dan Elwend pada saat kejadian itu tidak ada di lokasi. Kami sedang ada di hotel yang sama, tapi saya ada di kamar, dan Elwand tidak ada di bilik pemotretan tersebut," ucap Rio Motret.
Menurut Rio Motret, dirinya tahu ada sesi foto bugil setelah ada keluhan ke province director.
"Ada komplain ke province director, lalu saya dan Eldwen turun dan langsung menghampiri tim MUID yang melakukan itu. Kita menegurnya dan waktu itu langsung maunya dihapus. Kita mau hapus, tujuannya,” tuturnya.
“Ada misleading berita, dikira saya yang foto bugil, padahal saya sangat menghormati perempuan. Dan yang paling marah saat itu adalah kita berdua, aku dan Eldwen itu sangat marah karena sebetulnya tidak ada agenda seperti ini,” sambungnya.
Sejumlah warganet tidak percaya terhadap klarifikasi Rio Motret. Mereka menilai Rio mengetahui ada sesi foto telanjang itu.
Hal itu ditulis warganet dalam video klarifikasi Rio Motret yang diunggah dalam kanal YouTube Suara.com, Selasa (8/8/20323).
Baca Juga: Lucinta Luna Nangis Orang Tuanya yang Sudah Meninggal Ikut Dihina: Maafkan Anakmu Ini
"Masuk akal nggak, visual director yang berhubungan langsung dengan sesi foto-foto dan CEO sebagai pimpinan nggak tau apa yang dilakukan anak buahnya di tempat begitu terbukanya ballroom hotel dan dilakukan secara seragam ke seluruh kontestan, cuma orang dungu yang percaya mah," komentar akun @nick***.
"Mukanya nampak berbohong ini biang kerok dari kasus ini," ujar akun @user***.
"Dasar mau cuci tangannn, intinya kalian semua akan diproses hukum," kata akun @andi***.
Berita Terkait
-
Warganet Tak Percaya Klarifikasi Rio Motret Soal Tak Terlibat Foto Bugil Miss Universe Indonesia: Dasar Mau Cuci Tangan
-
Khawatir Video Body Checking Finalis Miss Universe Indonesia Beredar, Pengacara Desak Polisi Cek CCTV Hotel
-
Rio Motret Tegaskan Dirinya Tidak Terlibat Pemotretan Tanpa Busana Finalis Miss Universe Indonesia 2023
-
Makin Panas, 6 Eks Kru Turut Laporkan Lizzo Atas Dugaan Pelecehan Seksual
-
Menteri PPPA Ikut Lindungi Finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang Dapat Pelecehan: Jangan Takut Melapor!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi