Suara Sumatera - Kain songket Palembang memang terbuat dari bahan yang sulit didapat, salah satunya benang emas. Meski kekinian benang emas tersebut banyak yang terbuat dari imitasi atau tiruan, namun ketahanan warna emasnya mesti dijaga.
Memakai kain songket ialah kebiasaan wong Palembang terutama saat acara-acara resmi sebagai penanda buaya. Ada pula yang mengaitkan penanda sosial pemakainnya.
Karena itu jika memiliki kain songket Palembang hendaknya menjaga dan merawatnya memang harus ekstra hati-hati.
Dalam menyimpan kain songket pun harus hati-hati. Apalagi kain tersbut sudah dijahit dalam bentuk sarung. Bentuk yang permanen tersebut akan membuat satu benang akan tertimpa dengan benang lainnya.
Karena itu, perlu adanya upaya menyimpan kain songket yang sudah dijahit dalam bentuk benang dengan hati-hati terutama saat digulung.
Berikut tips menyimpan kain songket yang telah dijahit berbentuk sarung.
1. Rapatkan ujung kain
Awalnya bentang kain melebar, lalu lipat ujung kain satu dengan kain lainnya. Lalu rapatkan atau lipat dengan ujung bertemu ujung sehingga sangat rapi.
Setelah ujung ketemu ujung maka lipat dengan ukuran yang sama.
Baca Juga: Polusi Udara dan Cuaca Ekstrem Buruk Bagi Kesehatan Kulit, Pakar Kasih Tips untuk Mencegahnya
2. Puring bagian dalam
Letakkan puring kain di bagian dalam, sehingga bagian kain yang ada benang emas lebih berada di depan kain tersebut.
3. Rapikan bentang kain
Letakan kain dengan rapi dan bentangkan, lalu letakkan selendang dengan posisi sejajar sehingga benang-benang saling teratur. Pastikan benang-benang emasnnya saling teratur, sehingga tidak kusut.
4. Tinggal digulung
Lalu gulung kain songket dengan rapi, gulung bentuk yang sama antara kanan dan kiri kain. Gulung lebih rapi. Pastikan gulungan sama bentuknya antara kanan dan kiri.
Berita Terkait
-
Didukung Golkar Dan PAN, Kader Gerindra Sumsel Terima Seruan Ini Guna Menangkan Prabowo Subianto
-
Wamen KLHK Tinjau Wilayah Bekas Karhutla di Ogan Ilir, Ungkap Temuan Ini
-
Tips Pempek Rebusan Ala Chef Ari Anca yang Tembus Pasar Jawa
-
Golkar Dan PAN Dukung Prabowo, Presiden PKS Apel Siaga Dukung Anies Baswedan di BKB Palembang
-
Pempek Lecok, Pempek Palembang Kuno yang Makin Jarang Ditemui
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena