/
Minggu, 20 Agustus 2023 | 15:11 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok DPP PDIP)

Suara Sumatera - Budiman Sudjatmiko secara terbuka mengumumkan mendukung bakal calon presiden Prabowo Subianto. Aksi Budiman berbuntut sanksi dari Dewan Kehormatan PDIP

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan sanksi itu akan diumumkan pada Senin 21 Agustus 2023.  Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun akan mengumumkan sanksi terhadap Budiman.

"Nanti, Pak Komarudin akan mengumumkan, yang jelas partai tidak mentolerir terhadap tindakan indisipliner setiap kader partai," katanya melansir Antara, Minggu (20/8/2023).

"Partai akan mengambil suatu tindakan yang tegas. Opsinya mengundurkan diri atau menerima sanksi pemecatan," sambungnya. 

Hasto mengatakan PDIP selalu mengedepankan etika politik terutama saat merekrut para kadernya. Setiap kader memutuskan bergabung karena dasar kesukarelaan, bukan karena iming-iming dari pihak lain.

Terlepas dari langkah Budiman, Hasto meyakini PDI Perjuangan justru semakin solid dalam mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. Ganjar saat ini juga didukung oleh PPP, Perindo, dan Hanura.

"Langkah-langkah itu malah akan menghasilkan suatu energi positif bagi pergerakan seluruh kader PDI Perjuangan," ucap Hasto.

Budiman Sudjatmiko mengumumkan dukungannya terhadap Prabowo Subianto dalam acara relawan Prabowo-Budiman (Prabu) Bersatu di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/8). 

Budiman mengumumkan itu saat dia masih berstatus kader PDI Perjuangan. Sementara Prabowo merupakan bakal calon presiden yang diusung oleh Gerindra, PKB, Golkar, PAN, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Baca Juga: Nikah Hari Ini Dengan Pratama Arhan, Intip 6 Potret Bridal Shower Azizah Salsha

Load More