/
Minggu, 27 Agustus 2023 | 10:55 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir didampingi pelatih Shin Tae-yong. (dok PSSI)

Suara Sumatera - Timnas Indonesia U-23 menjadi runner-up Piala AFF U-23 usai kalah adu penalti dengan skor 5-6 dari Vietnam di Stadion Provinsi Rayong, Sabtu (26/8/2023) malam. 

Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang hadir di Thailand mengucap rasa bangganya atas perjuangan para pemain. Meski dengan segala keterbatasan, Garuda Muda ternyata mampu mencapai final. 

"Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas perjuangan seluruh pemain dan staf pelatih. Dengan materi banyak pemain debutan nyatanya kita masih bisa berbicara di level teratas Asia Tenggara," kata Erick melansir Antara, Minggu (27/8/2023). 

Erick terharu dengan semangat dan pengorbanan besar para pemain yang rela memenuhi panggilan negara. Meski banyak pemain utama yang tak bisa tampil akibat tak diizinkan klub, para pemain yang tersisa nyatanya tampil mati-matian demi kehormatan negara.

"Saya terharu karena dengan pemain yang hanya tersisa 16 orang kita mampu berjuang hingga keringat dan menit terakhir. Hasil memang belum berpihak pada kita, tapi saya optimistis kejuaraan ini akan menjadi bekal motivasi serta mental bagi pemain untuk semakin baik lagi," ujar Erick.

Erick megaku skuad yang tampil di Piala AFF U-23 maupun SEA Games 2023 adalah pondasi awal timnas untuk tampil di pentas Piala Asia U-23.

Dirinya menilai prestasi bukanlah hal yang instan melainkan mesti melalui proses persiapan yang penuh pengorbanan dan Piala AFF U-23 ini menjadi bagian dari persiapan panjang timnas untuk meraih prestasi baik di Piala AFC U-23 maupun kualifikasi Olimpiade 2024.

"Piala AFF U-23 ini adalah bagian dari proses. Karena tak ada tim di sepak bola yang bisa sukses tanpa memiliki sistem, roadmap, dan agenda yang jelas. Dengan segala risiko PSSI berusaha keras disiplin pada sistem, roadmap, dan agenda yang sudah disepakati, termasuk keikutsertaan pada AFF U-23 ini," cetus Erick.

Dirinya mengajak masyarakat untuk mendukung penuh perjuangan timnas U-23 ini. Sebab, kata Erick, timnas punya potensi untuk tampil semakin baik lagi. Untuk para pemain, Erick berpesan untuk tetap membumi tapi selalu lapar akan juara di segala kompetisi.

Baca Juga: Spoiler Drama Korea 'Behind Your Touch' Episode 5: Han Ji Min dan Lee Min Ki Diculik?

"Mental untuk tidak mudah puas dan selalu meningkatkan level kompetitif kita adalah kunci bagi timnas untuk bersaing di level yang lebih tinggi lagi. Jika di Asia Tenggara kita berhasil mencapai level atas, mengapa tidak kita taklukkan pula Asia bahkan dunia," kata Erick.

Load More