Suara Sumatera - Seorang wanita berinisial RT melempar sandal dan air mineral saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Rembuk Kemerdekaan Relawan Bobby Nasution, pada Minggu (28/8/2023).
Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen Rafael Granada Baay mengatakan peristiwa tersebut tidak terjadi di ring inti Paspampres.
"Tidak ada di ring Paspampres, mungkin di luar area kewilayahan," katanya, Senin (28/8/2023).
Dirinya telah menerima laporan terkait adanya wanita mengamuk di lokasi acara kedatangan Presiden Jokowi. Namun, setelah ditelisik insiden itu terjadi di luar ring pengamanan presiden.
"Yang jelas ring kita tidak ada kejadian tersebut," cetusnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Saat itu Presiden Jokowi menyapa relawan untuk bersalaman hingga berfoto di acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna, Deli Serdang, Sumatera Utara.
"Pada saat kedatangan RI 1 ke dalam GSG Astaka, RI 1 menyapa Relawan dengan berjabat tangan dan foto dengan beberapa relawan," cetus Hadi.
RT yang merupakan warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, mencoba menerobos pengamanan langsung diamankan.
"Di sebelah kanan videotron, terdapat seorang ibu yang akan menerobos Tim Tirai. Selanjutnya Tim Tirai mencoba menenangkan ibu tersebut untuk tidak bikin keributan. Namun ibu tersebut tetap teriak-teriak sambil melemparkan air mineral dan sandal ke arah orang yag ada disekitarnya," ujar Hadi.
Baca Juga: Alasan MA Batalkan Vonis Mati Sambo: 30 Tahun Mengabdi di Polri dan Akui Kesalahan
Tim pengamanan yang ada di lokasi mencoba mengamankan wanita itu. Namun demikian, wanita itu malah berteriak histeris.
"Tim Tirai mengajak dan mengamankan ibu tersebut ke belakang kursi undangan. Namun ibu tersebut menjatuhkan diri dan teriak-teriak lagi. Selanjutnya diamankan oleh relawan dan ormas yang ada disekitarnya," ungkapnya.
Hadi menjelaskan RT terindikasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Wanita itu sudah diamankan dan dikembalikan ke keluarga.
"Terindikasi gangguan jiwa sebagaimana disebutkan dalam surat Dinas Sosial Kota Medan tanggal 27 Oktober 2021," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Sosok Emak-Emak Nekat Pelempar Sandal ke Jokowi, Pernah Ungkap Kasus Pungli
-
4 Fakta Jokowi Dilempar Sendal Wanita ODGJ, Teriak-teriak Sampai Gigit Tangan Petugas!
-
Wanita yang Lempar Sandal saat Jokowi Datang ke Acara Bobby Diduga Gangguan Jiwa
-
Kronologi Wanita Lempar Sandal saat Jokowi Datang ke Acara Rembuk Relawan Bobby
-
Wanita Ngamuk Lempar Air dan Sandal saat Jokowi Hadiri Acara Bobby Diduga ODGJ
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!