Suara Sumatera - Kapolres Dairi AKBP Reinhard Habonaran Nainggolan diperiksa Propam Polda Sumut. Ia diduga melakukan pemukulan terhadap anggotanya hingga masuk rumah sakit.
Reinhard tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 5.144.153.743. Hal itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan harta kekayaan tersebut disampaikannya pada tahun 2022, saat ia menjabat sebagai Kapolres Nias Selatan (Nisel).
Reinhard tercatat memiliki tanah dan bangunan di Kota Medan senilai Rp 4.500.000.000. Dirinya tercatat memiliki dua mobil merk Mitshubishi SUV dan Toyota Inova dengan total harga Rp 620.000.000.
Reinhard juga memiliki kas dan setara kas Rp 24.153.743. Dirinya tercatat tidak memiliki utang. Dengan demikian, total harta kekayaan Reinhard Rp 5.144.153.743 (Rp 5,1 miliar).
Reinhard minta maaf dan tidak akan mengulangi
AKBP Reinhard Nainggolan meminta maaf karena melakukan tindakan disiplin berupa pemukulan terhadap dua anggotanya Bripka DS dan Bripka HS hingga masuk rumah sakit.
"Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," kata Reinhard dalam keterangan yang diterima, Rabu (30/8/2023).
Reinhard mengaku telah menjenguk kedua anggota itu di rumah sakit untuk bertanggungjawab dan meminta maaf secara langsung. Dirinya berjanji tidak akan mengulangi kembali perbuatannya.
"Berjanji tidak akan mengulangi kembali," ujarnya.
Baca Juga: Takut Kena Tilang, Dalam Sehari Ribuan Pengendara Di Jakarta Lakukan Uji Emisi
Diketahui, peristiwa bermula pada Minggu 27 Agutus 2023 sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu Reinhard datang untuk mengecek personel piket. Namun, dirinya tidak menemukan ada petugas jaga.
"Pada pukul 04.00 WIB, personel piket jaga tidak ada melakukan pemukulan lonceng," kata Reinhard.
Reinhard lalu memanggil petugas piket melalui handy talkie (HT), tetapi tidak ada yang menjawab. Akhirnya Reinhard sendiri yang memukul lonceng di piket penjagaan.
Dirinya kemudian mengumpulkan para personel yang saat itu tengah piket untuk menanyakan kenapa tidak ada yang menjawab.
"Sehingga memberikan tindakan disiplin kepada personel yang melaksanakan piket," ujarnya.
Saat memberikan tindakan disiplin, Bripka David Sitompul dan Bripka Hendrik Simatupang bertanya apa salah mereka. Hingga akhirnya kedua anggotanya masuk rumah sakit dan mengaku dipukul oleh Reinhard.
Sementara itu, Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi mengatakan Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi telah memerintahkan Kabid Propam untuk melakukan pemeriksaaan terhadap Kapolres Dairi.
"Terkait tindakan Kapolres, Propam Polda Sumut sudah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi. Itu perintah Kapolda dan (itu) tindakan tegas," kata Hadi.
Berita Terkait
-
Profil dan Biodata AKBP Reinhard Nainggolan, Kapolres Dairi yang Pukul Anggotanya hingga Masuk Rumah Sakit
-
Kapolres Dairi Minta Maaf Usai Diduga Pukuli Anggota hingga Masuk Rumah Sakit, Janji Tidak Akan Mengulangi
-
Kronologi Kapolres Dairi Diduga Pukul Anggotanya hingga Masuk Rumah Sakit
-
Penjelasan Kapolres Dairi soal Dugaan Pukul Anggota, Berawal Tak Jawab Panggilan HT dan Diberi Tindakan Disiplin
-
Kapolres Dairi Diduga Aniaya Dua Anak Buahnya, Kapolda Sumut Turun Tangan Perintahkan Kabid Propam Lakukan Ini
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi