Suara Sumatera - Beredar informasi jika Federasi kejuaraan tingkat Asia Tenggara, atau AFF akhirnya mendatangi Indonesia. Mereka disebutkan meminta maaf atas kejadian yang tidak menyenangkan saat kejuaraan tersebut berlangsung sehingga merugikan timnas Indonesia.
Informasi menyebutkan jika AFF mendatangi Indonesia guna meminta maaf dan meminta Indonesia tetap bergabung dalam ajang tersebut. Meski informasi tersebut ialah berita hoaks, namun banyak juga yang mengomentari sebagai dukungan agar Timnas Indonesia keluar dari AFF.
Salah satu akun YouTube menyebutkan jika AFF mengunjungi Indonesia guna meminta maaf terutama mengenai adanya indikasi mafia wasit dalam ajang tersebut.
Akun YouTube yang membagikannya ialah Timnas Harapan TV. Narasi judul yang dibagikan juga cukup menyakinkan disebutkan jika timnas didatangi presiden AFF.
"PERJANJIAN PSSI & AFF , presiden AFF Lakukan Apa Saja Demi Indonesia Tidak Keluar dari AFF".
Disebutkan jika sudah terjalin juga perjanjian AFF dan PSSI sebagai bagian dari permintaan maafnya tersebut.
Lalu apakah benar jika Presiden AFF mengunjungi Indonesia dan meminta maaf perihal mafia wasit tersebut?
CEK FAKTA:
Dalam video tersebut narator menceritakan mengenai bagaimana Erick Thohir terus didesak keluar dari AFF. Narator terus saja bercerita mengenai Erick Thohir dan timnas Indonesia kekinian.
Baca Juga: 3 Tips Mencegah Jarum Pentul Jilbab Mudah Hilang
Dia pun menyebutkan jika Presiden AFF memohon agar Indonesia tidak keluar dari AFF. Narator terus berpendapat mengenai kerugian besar, jika Indonesia keluar dari AFF.
Sampai dengan akhir video tersebut, narator tersebut menceritaakan mengenai permintaan maaf Presiden AFF. Sampai akhirnya, tidak ditemukan jika Presiden AFF mendatangi Indonesia sampai harus meminta maaf pada timnas Indonesia.
Dengan tidak ada saling hubungan antara judul dan informasi yang dibagikan, maka informasi tergolong misinformasi atau berita bohong.
PENJELASAN:
Sampai kekinian, Indonesia belum memastikan akan keluar dari timnas Indonesia. Meski Ketua PSSI, Erick Thohir mengungkapkan jika akan mengevaluasi jadwal pertandingan antara liga, dan timnas Indonesia.
Mengingat pada Piala AFF tersebut, Indonesia memang tidak dikuatkan dengan pemain terbaik gegara klub tidak melepas pemain karena masih mengarungi liga 1 BRI yang berlangsung di Indonesia.
Karena itu, keputusan keluar dari AFF sebenarnya ialah desakan pendukung semata. Indonesia pun belum secara resmi memutuskan akan keluar dari AFF atau pindah pada liga Asia lainnya.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com
Berita Terkait
-
Media Taiwan Mulai Ketar-ketir jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia U-23 Jadi Biangnya
-
Dicadangkan Lawan Barito Putera, Persis Solo Ingin Ramadhan Sananta Fit ke Timnas Indonesia U-23?
-
Kabar Buruk, Timnas Indonesia Ditolak Secara Halus dari EAFF Karena Desakan AFF?
-
Shin Tae Yong Bisa Lega, Thomas Doll Akhirnya Melepas Pemain Persija ke Timnas Indonesia
-
Bacuya Maskot Piala Dunia U-17, Hewan yang Sudah Terancam Punah?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi