Suara Sumatera - Nama Kaesang Pangerap kembali menjadi sorotan setelah masuk menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Meski memastikan bukan menjadi calon legislatif atau caleg, disebut-sebut Kaesang Pangarep ingin incar posisi calon wakil presiden atau cawapres.
Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kesadarannya berpartai karena ada visi dan misi tersendiri.
Kaesang menjelaskan bahwa ia bergabung dengan partai tersebut karena memiliki tujuan yang serupa, yakni ingin melibatkan lebih banyak anak muda dalam sektor publik.
Selain itu, Kaesang juga ingin anak muda menjadi objek yang aktif dalam pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tahun 2024. Menurutnya, pemilu juga sangat relevan dengan masa depan generasi muda Indonesia.
Kaesang menyatakan, "Kami kebetulan punya kesamaan dan keinginan, kami ingin anak-anak muda bisa lebih terlibat di sektor publik."
"Apalagi di Pemilu, anak muda dijadikan sebagai objek pasif, kita mau mereka jadi objek aktif. Mau gimanapun masa depan Indonesia itu untuk anak muda Indonesia."
Kaesang memuji PSI sebagai partai yang baik, diisi oleh anak-anak muda yang berintegritas, kompeten, dan penuh semangat guna membuat Indonesia lebih baik.
Ia juga menyayangkan jika anggota PSI saat ini belum menduduki kursi di Senayan.
Hal ini menandai langkah penting dalam keterlibatan Kaesang dalam politik Indonesia melalui PSI.
Baca Juga: Sekelompok Preman Rusak Kios Pasar Kutabumi, Ngaku dari Perumda Tangerang
Proses pendaftaran Kaesang sebagai anggota PSI telah dimulai sekitar satu minggu yang lalu, dan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI dilakukan secara resmi oleh DPP PSI di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Namun banyak juga yang menilai jika Kaesang Pangarep tengah berkeinginan mengincar posisi calon wakil presiden.
Kekinian capres yang masih mencari wakilnya, yakni Capres Ganjar Pranowo dan capres Prabowo Subianto. Lalu Cawapres yang mana yang tengah diincar oleh anak bungsu Kaesang Pangarep?
Tag
Berita Terkait
-
Tiru PDIP Punya Tokoh Sentral, Keluarga Jokowi Disebut Bakal Ikut Kaesang Gabung PSI
-
Temui Tokoh Lintas Agama di Tangerang, Ganjar Bahas Toleransi hingga Kesejahteraan Guru
-
Kader Ingin Kaesang Jadi Ketum, Pengurus PSI se-Indonesia Bakal Rapat Kopdarnas Senin Besok
-
Putuskan Terjun ke Politik Gabung PSI, Ini Profil Kaesang Pangarep
-
Ganjar Banyak Dipilih Pemilih Perempuan, Parpol Koalisi: Keluarga Harmonis Jadi Penentu
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi