/
Senin, 25 September 2023 | 00:27 WIB
Laga PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Teladan Medan, Minggu (24/9/2023). (Ist)

Suara Sumatera - PSMS Medan ditahan imbang Persiraja Banda Aceh dalam laga lanjutan Liga 2 di Stadion Teladan Medan, Minggu 25 September 2023. 

Tim tamu lebih dulu menjebol gawang PSMS. Gol diciptakan oleh striker Persiraja Ramadhan yang dikawal Abdul Rohim. 

Sementara gol balasan oleh pemain PSMS Matheus Souza pada babak kedua. Tendangan pemain asal Brazil ini tidak dapat diantisipasi kiper Persiraja. 

Laga PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh tersebut berakhir dengan skor 1-1. Hasil imbang itu membuat Ayam Kinantan kecewa. 

Pasalnya, pada laga sebelumnya PSMS juga bermain imbang melawan Sada Sumut FC. Saat ini PSMS baru mengumpulkan dua poin. 

Sedangkan Persiraja Banda Aceh telah mengkoleksi lima poin dari tiga pertandingan. PSMS akan kembali menjadi tuan rumah menjamu PSDS Deli Serdang di Stadion Teladan pada 1 Oktober 2023.

Pelatih PSMS Medan Ridwan Saragih mengaku kecewa karena gagal memberikan kemenangan perdana. Namun dirinya juga memberikan apresiasi kepada anak asuhnya yang berjuang hingga akhir pertandingan. 

"Hasil imbang ini pasti kecewa karena target saya tiga poin. Kita masih lemah ditambah ketatnya pertahanan lawan. Tapi saya apresiasi para pemain, mereka terus berjuang hingga akhir pertandingan meskipun hasilnya imbang," ujarnya.

Dirinya mengaku berinisiatif mengganti pemain untuk memperkuat lini serangan ke jantung pertahanan Persiraja. Namun ketatnya pertahanan Persiraja tak kunjung berhasil dibobol PSMS. 

Baca Juga: Libas West Ham 3-1, Liverpool Ukir Lima Kemenangan Beruntun di Liga Inggris

Sementara itu, pelatih Persiraja Banda Aceh Achmad Zulkifli mengaku bersyukur merebut 1 poin di Stadion Teladan Medan.

"Secara hasil kami bersyukur dapat satu, namun kecewanya PSMS menyamakan kedudukan di menit akhir. Tapi secara keseluruhan kami bersyukurlah," jelasnya. 

Dirinya mengaku pada babak kedua menerapkan taktik bertahan dengan mengandalkan counter attack demi menjaga keunggulan. 

"Tapi ya bola itu bulat, apapun bisa terjadi," katanya. 

Load More