Suara Sumatera - Para caleg PSI dipersilahkan untuk mengkritik kebijakan, namun jangan menyerang personal orang lain pada Pemilu 2024. Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, melansir Antara, Minggu (15/10/2023).
"Kalau kebijakan yang kita serang nggak masalah, tapi jangan sampai ke personal atau pribadi orang," kata Kaesang.
Kaesang juga juga mendorong para caleg dari partainya untuk lebih sering terjun membantu masyarakat.
"Kerja turun ke masyarakat kerja, kerja, kerja, kerja, kerja, kerja, kerja. 7 kali," ucapnya.
Untuk Sulawesi Utara, Kaesang optimistis PSI bisa meraih satu kursi di DPR RI dan satu fraksi di tingkat Provinsi.
"Ya target khusus (untuk Sulawesi Utara) mungkin bisa dapat satu caleg DPR RI bisa masuk ke Senayan dan kalau di provinsi sampai di daerah bisa dapat fraksi Alhamdulillah," ungkapnya.
Ketua DPW PSI Sulawesi Utara Melky Jakhin Pangemanan juga yakin partainya dapat meraih target tersebut. Pasalnya, kehadiran Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI terbaru yang memberikan semangat baru.
"Di Sulawesi Utara kita satu dapil untuk DPR RI, ada 6 kursi. Target kita ada satu kursi untuk DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara. PSI kami yakin bisa dapat itu dan di DPRD Provinsi kami sangat yakin dengan kerja-kerja politik yang sudah dilakukan," jelasnya.
Dirinya yakin bisa dapat satu fraksi di DPRD Provinsi Sulawesi Utara tetapi juga di 15 Kabupaten Kota yang ada di Sulawesi Utara.
Baca Juga: Pasca Dibantai Georgia 8-0 di FIFA Matchday Oktober, Pelatih Thailand Curhat Begini
Berita Terkait
-
Kaesang Instruksikan Caleg PSI Jangan Serang Personal; Kalau Kebijakan yang Kita Serang Nggak Masalah
-
Sekjen PDIP Cuma Senyum-senyum Saat Ditanya Soal Isu Gibran dan Kaesang Ke Prabowo
-
PSI Akui Kaesang Jadi Ketum Sebagai Langkah Politik 'Kelas Dewa' Jokowi?
-
Respons Kaesang Pangarep Soal Duet Prabowo-Gibran: Kita Siap Bertanding atau Bersanding
-
Inikah Lingkaran Setan yang Sukseskan Dinasti Politik Jokowi?
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Musi Bikin Heboh, Ini Ciri-ciri Korban yang Dicari Polisi