Suara Sumatera - Raffi Ahmad dan istrinya Nagita Slavina memberikan ucapan selamat ulang tahun (ultah) ke-72 buat Prabowo Subianto.
Ucapan selamat ultah ini disampaikan Raffi dan Nagita lewat video call dengan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
Dalam video yang diunggah di akun instagram @raffinagita1717, terlihat Raffi dan Nagita sedang berias mempersiapkan diri untuk merayakan hari pernikahan mereka. Tak lama kemudian datang panggilan video call dari Prabowo. Raffi lalu mengangkat telepon tersebut.
"Wah, waduh pak, selamat ulang tahun," kata Raffi Ahmad.
"Terima kasih," balas Prabowo.
Raffi kemudian mengucapkan kalau hari ulang tahun Prabowo bertepatan dengan hari anniversary pernikahannya.
"Saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk Pak Prabowo yang ke-72 tahun saya sama istri kebetulan mau anniversary ini pak, mau nostalgia ini pak," ucapnya.
"Terima kasih buat pak Prabowo, sehat selalu panjang umur bahagia terus, doa dari saya semoga cita-cita yang belum tercapai tahun ini tercapai pak, Amin," harapnya.
Dalam narasinya, Raffi Ahmad mengaku Prabowo Subianto yang tiba-tiba menelepon di momen ultahnya.
Baca Juga: Cara Mencari Tanggal Baik untuk Acara Pernikahan Sesuai Weton Jawa
"Wahhh Kaget dapat suprise dadakan !!!! di video call dadakan dari Pak @prabowo. Beliau ucapin happy anniversary untuk kita berdua dan kita ucapin juga selamat ulang tahun untuk Pak @prabowo," tulisnya.
Raffi mendoakan Prabowo semoga panjang umurnya sehat selalu dan berkah barokah.
"Sukses selalu dalam berbagai macam hal kaget banget pas kita lagi pake baju pengantin berasa nostalgia 9 Tahun lalu tiba tiba divideo call. Terimakasih Pak @prabowo dan sekali lagi Selamat," ungkapnya.
Warganet yang melihat ini seketika ramai memberikan tanggapan di kolom komentar.
"Barakallah Aa Raffi dan Kak Nagita," ungkap warganet.
"Masya Allah, dua-dua+Nya idola favorit nih," ucap warganet lainnya.
"Selamat ulang tahun pak Prabowo sehat selalu panjang umur sehat dan sukses," kata warganet.
Berita Terkait
-
Pakar Sebut Prabowo Sosok Pemimpin Paling Mudah Diterima Semua Golongan Masyarakat
-
Profil Gibran, Anak Jokowi yang Dikabarkan Bakal Maju Pilpres, Disorot usai Putusan MK
-
MK Dianggap Tak Konsisten, Pengamat Politik Unisma Bekasi Tantang Jokowi Larang Gibran Maju di Pilpres 2024
-
Karangan Bunga Ucapan Ultah ke-72 Mulai Disusun di Rumah Prabowo, Ada dari Menteri Hingga Mantan Kepala BIN
-
Rapimcab Gerindra Digelar di Kota dan Kabupaten di Sumsel, Nama Gibran Rakabuming Diusung Cawapres
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Catat Tanggalnya! Alur dan Link Pendaftaran Sekolah Maung 2026 di Jawa Barat
-
34 Perusahaan Buka Lowongan Kerja dalam Job Fair 2026 di Pekanbaru
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Sinopsis Blood and Bone: Aksi Pertarungan Jalanan Michael Jai White, Tayang di Netflix
-
Neymar Alami Cedera Betis Ringan, Tetap Bela Brasil di Piala Dunia 2026?
-
Daftar Pemain Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Kembali!
-
4 Cara Isi Saldo BRIZZI Terbaru, Bisa Dari Mana Saja dan Tanpa Perlu Hape
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur