SuaraSumedang.id - Perangkat rekaman CCTV, saksi bisu insiden pembunuhan Brigadir J yang semula dinyatakan hilang kini sudah mulai terkuak.
Perangkat CCTV tersebut menjadi barang bukti kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan sosok yang mencuri perangkat CCTV itu merupakan pihak internal di Mabes Polri.
Setelah tim khusus melakukan pemeriksaan, lanjut Listyo, akhirnya terbongkar kalau perangkat CCTV itu dicuri personel Divisi Propam dan personel dari Bareskrim Polri.
"CCTV yang saat itu hilang CCTV di satpam. Dari hasil interogasi saat ini kami mendapatkan kejelasan bahwa CCTV tersebut diambil oleh anggota ataupun petugas dari personel Div Propam dan personel dari Bareskrim," kata Listyo dalam rapat di Komisi III DPR, Rabu (10/8/2022), melansir dari Suara.com.
Menurutnya, perangkat CCTV itu tidak hanya dicuri, melainkan sengaja dirusak oleh pihak internal Polri.
"Dari situ terungkap peran masing-masing, siapa yang mengambil dan siapa yang mengamankan. Kemudian pada saat kita melakukan pemeriksaan lebih lanjut kita dapatkan siapa yang merusak CCTV," ujarnya.
Jenderal bintang empat polisi itu mengatakan bukti rekaman CCTV itu menjadi kunci utama pengungkapan kasus pembunuhan berencana yang menyeret Ferdy Sambo.
Baca Juga: Dirikan Perusahaan Kreatif STANDARD FRIENDS, Ini 5 Rekomendasi Lagu Zion.T
Tag
Berita Terkait
-
Dekan Fakultas Hukum UT Beberkan Kepribadian Brigadir J Selama Kuliah, Bikin Terharu
-
Hotman Paris Hutapea Mengaku Memiliki Kesamaan dengan Ferdy Sambo untuk Urusan Uang Ratusan Juta Rupiah
-
3 Pengakuan Berbeda Istri Ferdy Sambo yang Semuanya Soal Pelecehan Brigadir J, Refly Harun Duga Hal Ini Targetnya
-
Cecar Kapolri Soal Motif Kasus Pembunuhan Brigadir J, Pimpinan Komisi III DPR: Kenapa Harus Tunggu Persidangan Dibuka?
-
Viral Ibu-ibu Tak Berjilbab Ngaku Dilarang Masuk Masjid At Thohir, Ternyata Begini Kronologi Sebenarnya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Piala Dunia 2026: Akankah Messi dan Argentina Kembali Berpesta?
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna
-
Bedah Taktik: Mengapa Swiss vs Kanada Bakal Jadi Laga Paling Terbuka di Piala Dunia 2026?
-
Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Ketika Film Cerita Lila Menjadi Cerminan Luka Masa Kecil