Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari partai Golkar, Adies Kadir mempertanyakan mengapa motif kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat tidak dibuka ke publik.
"Tapi masih ada pertanyaan publik yang harus dijawab, karena kami khawatir masyarakat berpikir ada apa dengan kasus ini, karena kasus-kasus lain dengan gamlang sampaikan motif," kata Adies dalam RDPI Komisi III bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Menurutnya, banyak yang menanyakan terutama soal peristiwa apa yang terjadi di Magelang antara Istri Sambo Putri Candrawathi dengan Brigadir J.
"Pernyataan masyarakat, apa yang terjadi di Magelang? yang di Jakarta sudah selesai karena dijelaskan, siapa tersangka utama, obstaction dan lain-lain sudah jelas," imbuhnya.
Lebih lanjut, Adies menanyakan mengapa motif tewasnya Brigadir J harus menunggu di persidangan baru bisa dibuka.
"Motif, dibilang tunggu di persidangan. Jangan sampai jadi pertanyaan di masyarakat kenapa tunggu di persidangan padahal kasus lain bisa dibuka. Atau beri alasan kenapa menunggu di persidangan, apa motifnya sehingga masyarakat menunggu. Kalau yang lain sudah gamblang dijelaskan dan rinci," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti