“Terkait dengan pemberdayaan yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan ini seiring juga dengan program pemerintah daerah dan arahan dari Bapak Presiden pastinya,” ujar bupati Banyuwangi.
“UMKM harus diperkuat karena menurut salah satu thesis di Kabupaten Banyuwangi, perekonomian dapat tumbuh dengan cepat karena UMKMnya tumbuh,” ucap Ipuk.
Ia menyatakan bahwa ia mewakili Pemda Banyuwangi siap bersinergi untuk memaksimalkan perlindungan Jamsostek kepada seluruh pekerja yang ada di Kabupaten Banyuwangi.
Menurut data BPJamsostek, pada Agustus tahun lalu sampai Juli 2022, total pembayaran manfaat kepada peserta untuk seluruh program BPJamsostek di Banyuwangi senilai Rp146 miliar, dengan jumlah klaim sebanyak 12 ribu kasus.
Pada periode yang sama, manfaat maksimal beasiswa pendidikan anak yang diberikan senilai Rp645 juta kepada 182 anak yang berhak.
Menutup kegiatan tersebut, Anggoro menyebutkan, jumlah tenaga kerja di Banyuwangi yang sudah terlindungi BPJamsostek per Agustus 2022 sebanyak 123 ribu tenaga kerja atau sekitar 19%, yang mana masih ada sekitar 524 ribu lagi tenaga kerja yang belum terlindungi.
“Kami mengajak kepada seluruh pekerja, apapun pekerjaannya, baik nelayan, petani, pedagang, pekerja transportasi dan pemberi kerja untuk memastikan dirinya terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Dirut BPJamsostek.
“Karena ini merupakan tugas kita bersama untuk mengajak mereka menjadi peserta, agar jika terjadi sesuatu mereka tetap ada perlindungannya, sehingga berujung kepada masyarakat Banyuwangi yang produktif dan sejahtera,” pungkas Anggoro.
Baca Juga: Diduga Terlibat Kasus Korupsi Alfamidi Ambon, Direktur PT Midi Utama Indonesia Tbk Diperiksa KPK
Berita Terkait
-
Heboh Benda Langit Jatuh Timpa Rumah Warga Banyuwangi, Genting Sampai Bolong
-
Ciptakan Ekosistem Wirausaha KemenKopUKM Kolaborasi Bersama Telkomsel, dan Emtek
-
MenKopUKM: Cetak Wirausaha Baru Dari Kampus Lewat Inkubator Bisnis
-
BPJS Ketenagakerjaan Kaltim Akui Banyak Nakes Honorer Tidak Ter-cover
-
9.672 Orang di Sumedang Utara akan Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi