SuaraSumedang.id - Polres Metro Tangerang telah menindaklanjuti kasus pengeroyokan seorang santri yang tewas.
Dalam kasus ini, Polisi telah mengamankan 12 orang anak yang terlibat mengeroyok santri tersebut.
Kasus pengeroyokan ini menimpa santri Pondok Pesantren Darul Qu'ran Kota Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan telah menetapkan pelaku pengeroyokan.
"Ada 12 anak yang kita tetapkan sebagai anak pelaku, karena telah melakukan tindak kekerasan terhadap anak. Lima orang ditahan dan 7 orang dititipkan ke orang tuanya," ungkapnya dilansir dari PMJ NEWS Selasa (30/8/22).
Untuk status pelaku menurutnya, ditetapkan sebagai Anak Berhadapan Hukum (ABH).
"Itu sesuai dengan ketentuan untuk anak yang di bawah 14 tahun, tidak bisa ditahan," sambungnya
Hingga saat ini, Polisi telah berkoordinasi dengan Bapas dan P2TPA untuk melakukan pendampingan.
"Kami lakukan pendalaman dan kita juga selalu melakukan pendampingan dengan BAPAS dan P2TPA supaya anak ini juga hak-hak nya diberikan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara