SuaraSumedang.id - Ibu rumah tangga seringkali disibukkan dengan kegiatan dirumah, beberapa orang menginginkan penghasilan tambahan namun tidak bisa lepas dari rumah.
Kegiatan rumah tangga yang menyibukkan para ibu seperti mengurus anak di rumah, mencuci piring, mencuci baju, memasak atau beragam kesibukan lainnya.
Kesibukkan yang terlalu padat terkadang membuat para ibu hanya mempunyai waktu melakukan aktifitas di luar rumah.
Sekarang para ibu tidak perlu khawatir lagi jika ingin menambah penghasilan tanpa meninggalkan rumah dengan cara membuka bisnis.
Benefit yang dihasilkan saat berbisnis dari rumah bahkan bisa menyamai atau melampaui penghasilan dari karyawan kantoran loh.
Selain bisa mengerjakan kewajiban sebagai ibu rumah tangga, bisnis di rumah terbilang jauh lebih fleksibel.
Kami telah menyediakan beragam jenis bisnis rumahan yang dapat dijalankan untuk menambah pemasukan di dalam rumah tangga para ibu.
Seperti dilansir dari Suara.com Kamis (01/09/2022), berikut merupakan 7 bisnis terbaik untuk para ibu di rumah.
1. Laundry
Baca Juga: Persib Banyak Kebobolan di Liga 1, Begini Penyesalan Nick Kuipers
Bisnis rumahan untuk Moms di rumah yang pertama adalah bisnis jasa laundry. Bisnis yang satu ini sangatlah potensial apabila Moms tinggal di daerah perkotaan serta dekat dengan kos-kosan, kampus dan juga gedung perkantoran. Keuntungan dari bisnis laundry terhitung cukup besar sebagai penghasilan tambahan Moms di rumah.
Bisnis laundry juga tidak membutuhkan modal yang besar karena Moms hanya wajib memiliki mesin cuci serta perlengkapan seperti deterjen dan pelembut untuk memulai bisnis laundry.
2. Katering
Bisnis berikutnya adalah bisnis katering rumahan. Apabila Moms menyukai kegiatan masak-memasak, terlebih lagi Moms memiliki keterampilan khusus untuk makanan tertentu, maka bisnis katering adalah bisnis terbaik bagi Moms.
Bisnis katering menawarkan keuntungan yang sangat besar dan menjanjikan. Acara-acara besar seperti pernikahan, acara ulang tahun dan arisan merupakan langganan utama dalam bisnis katering.
3. Reseller atau Dropshipper Online Shop
Berita Terkait
-
Tren Belanja Online Meningkat, Waspada Kena Tipu Online Shop
-
Modus Bayar lewat ATM, IRT di Lok Tuan Ditangkap Polisi
-
Dua IRT di Sumbar Ditangkap Lagi Main Judi Remi
-
Prilly Latuconsina Ambil S2, Beri Pesan Menohok untuk yang Meremehkan Perempuan
-
Dibilang Pemalas Sama Suami, Padahal Istri Lakukan Ini di Rumah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL