SuaraSumedang.id - Rocky Gerung angkat bicara perihal banyaknya unjuk rasa yang berlangsung di berbagai daerah menolak kenaikan BBM.
Selain itu, Rocky Gerung juga menyentil kebijakan pemerintah yang diduga menyengsarakan rakyat.
Hal itu disampaikan Rocky Gerung melalui kanal YouTubenya setelah diminta tanggapan oleh Hersubeno Arief.
"Di beberapa daerah unjuk rasa berjalan tolak kenaikan BBM, sudah diantisifasi juga terutama di Jakarta oleh Polda karena memang terdiri dari berbagai elemen," ujar Hersubeno dilansir dari YouTube Rocky Gerung Official, Senin (5/9/22).
Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung mengatakan hukum-hukum sejarah membawa pada titik jumpa, yaitu titik kerusakan institusi negara sekaligus bangkitnya kesadaran tentang keadilan sosial.
"Yang lebih penting bukan lagi debat data ini demi rakyat dan subsidinya begini kalau tidak APBN akan bangkrut," sambungnya.
Rocky Gerung menilai bahwa persoalannya hari ini adalah ketidakpercayaan rakyat secara maksimal pada pemerintah.
"Yang menjadi soal adalah keidakpercayaan yang tidak maksimal pada pemerintah karena mempermainkan isu," ujarnya.
Dalam seminggu ini menurutnya masyarakat mengalami ketegangan.
Baca Juga: Suharso Monoarfa Cicopot dari Ketum PPP, Ini Penggantinya
"Tetapi kalau kita ingin cari solusinya tentu ya sudah orang anggap solusinya percepat perubahan politik," tambahnya.
Dia juga mengatakan bahwa saat ini orang akan menganggap pemerintah pelit dan tidak mau berkorban.
Meskipun sudah disiapkan BLT namun menurutnya hal tersebut hanya semacam oksigen ketika seseorang sudah dicekik.
"Tentu mereka sudah siapkan cara membujuk rakyat yang disebut BLT tapi dari logika kita BLT itu semacam oksigen setelah orangnya di cekik," ucapnya.
Padahal baginya dalam konstitusi hak rakyat harus dipenuhi dahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung