/
Senin, 05 September 2022 | 11:40 WIB
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ; Suharso Monoarfa (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraSumedang.id - Suharso Monoarfa resmi dicopot jabatannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kursi ketua umum yang kosong itu untuk sementara waktu akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Pencopotan Suharso Monoarfa itu dilakukan oleh tiga Majelis PPP, Majelis Syariah, Majelis Kehormatan, dan Majelis Pertimbangan. Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP, Usman M. Tokan mengatakan keputusan tersebut diambil guna mengakhiri kegaduhan yang terjadi akhir-akhir ini di PPP.

"Sehingga pada tanggal 30 Agustus 2022, dengan berat hati Pimpinan tiga majelis yang merupakan Majelis Tinggi DPP akhirnya melayangkan surat ketiga yang atas dasar kewenangannya mengeluarkan FATWA Majelis yakni memberhentikan saudara Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP terhitung sejak surat tersebut ditandatangani," kata Usman dalam keterangannya diterima Suara.com, Senin (5/9/2022), sebagaimana melansir dari Suara.Com.

Menurutnya, sebelum mencopot Suharso, tiga Pimpinan Majelis PPP meminta pendapat hukum Mahkamah Partai PPP sesuai dengan yang termaktub dalam AD/ART PPP. Usman pun meminta Pengurus Harian DPP PPP segera menggelar rapat untuk menetapkan Plt Ketum PP yang ditinggalkan Suharso.

"Kemudian pada tanggal 2-3 September bertempat di Bogor, Mahkamah Partai melakukan rapat dan mengeluarkan Pendapat Mahkamah Partai, bahwa menyepakati usulan 3 Pimpinan Majelis untuk memberhentikan Saudara Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2020-2025," katanya. 

Usman pun menegaskan, pandangan, nasihat juga fatwa Ketua Majelis Syariah PPP, Mustofa Aqil Siraj harus diikuti oleh seluruh pengurus, kader dan simpatisan PPP.

"Selaku Ketua Majelis Syari’ah dalam arahannya meminta agar persoalan ini harus segera dapat diselesaikan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat dalam rangka kemaslahatan umat, bangsa dan negara, sesuai kaidah dan aturan organisasi PPP yang berazaskan Islam ini," bebernya.

"Mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus dan pejuang Partai Persatuan Pembangunan untuk terus melakukan kerja-kerja organisasi dan kerja elektoral. Silahkan lanjutkan Program Sekolah Politik dan bedah dapil agar target perjuangan bisa terwujud," tambahnya.

Baca Juga: Pemerintah Menaikkan Harga BBM, Mahasiswa Dikabarkan Bakal Demo Siang Ini

Load More