SuaraSumedang.id - Perkembangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, dikabarkan tiga nama Kapolda ikut terseret.
Ketiga nama Kapolda itu mencuat setelah adanya penetapan tersangka dugaan dalam obstruction of justice dalam kasus Ferdy Sambo.
Adapun daftar ketiga Kapolda di antara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta, dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Panca Putra.
Selanjutnya, pihak Polri akan mendalami ketiga nama Kapolda tersebut yang diduga terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, Tim Khusus (Timsus) Polri tengah mendalami informasi mengenai tiga Kapolda dalam kasus Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir J.
"Dari Timsus Polri nanti akan mendalami apabila memang ada keterkaitan dengan kasus Irjen FS," kata Dedi.
Dedi menyatakan, Timsus Polri sudah mendapatkan informasi mengenai pihak-pihak yang diduga ikut terlibat kasus Ferdy Sambo.
Termasuk nama ketiga Kapolda yang disebutkan tersebut. "Ya dari Timsus Polri sudah mendapat informasi tersebut," kata Dedi.
Namun, ketiga Kapolda itu belum ada yang dimintai keterangan ataupun diperiksa Timsus Polri.
Tim Sidik saat ini fokus melengkapi berkas perkara kelima tersangka agar segera dinyatakan lengkap, dan bisa dibuktikan di persidangan secara ilmiah.
"Yang jelas untuk tim sidik saat ini fokus terkait menyangkut masalah penuntasan lima berkas perkara yang sudah di P-19 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU)," kata dia.
Lebih lanjut, Dedi mengatakan Timsus Polri akan mendalami peran para pihak yang terkait dengan kasus Ferdy Sambo, termasuk peran ketiga Kapolda tersebut.
Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, ditetapkan sebagai tersangka bersama Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf.
Sementara itu, enam tersangka obstruction of justice di antaranya Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nupatria, AKBP Arif Rachman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompl Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widiyanto.
Sumber:SemarangSuara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Besar Kembali Mengintai Sumsel?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Ada Pemeliharaan Darurat, Ini Wilayah di Cianjur yang Alami Pemadaman Listrik Terencana
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026