SuaraSumedang.id - Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumedang mengatakan, jumlah penerima BLT BBM tersebar di berbagai kecamatan.
Dilaporkan sebanyak 152.152 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Sumedang akan menerima BLT subsidi BBM.
"Untuk besarnya bantuan per KPM senilai Rp150 ribu per alokasi. Setiap KPM akan menerima alokasi untuk 4 bulan atau sebesar Rp600 ribu," kata Komar pada Selasa (6/9/2022).
Lebih lanjut, Komar mengatakan untuk penyaluran BLT BBM September ini akan diberikan untuk 2 alokasi atau sebesar Rp300 ribu.
Penyaluran dimulai hari Selasa, dana akan berjalan selama 10 hari ke depan.
Untuk proses penyaluran BLT BBM ini akan dilakukan oleh pihak PT Pos, yang bekerja sama dengan mitra pos ke desa-desa.
"Kami berharap BLT BBM ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para KPM untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata dia, dikutip dari Sumedangkab.go.id.
Informasi resmi dari Instagram Kementerian Sosial, kriteria pemerima BLT BBM ini merupakan yang termasuk KPM dari dua program bantuan sosial (bansos) rutin Kemensos.
Di antaranya, pemerima Bantuan Pangan non-Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako, dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Baca Juga: Buruh Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Jokowi Ada di Istana Bogor
Dengan begitu, masyarakat yang menerima bansos BPNT dan PKH ini, termasuk KPM penerima BLT BBM yang cair bulan September 2022.
Adapun syarat penerima BLT BBM sebagai berikut:
1. Penerima bansos adalah masyarakat miskin atau rawan miskin, yang memiliki KTP.
2. Penerima bukan termasuk anggota PNS, TNI/Polri.
3. Khusus bansos program PKH, penerima harus masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, termasuk mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
4. Untuk pekerja, BLT akan diberikan bagi pekerja yang memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga