/
Kamis, 15 September 2022 | 11:17 WIB
Bharada E enggan bertemu Ferdy Sambo. (Kolase Suara.com)

SuaraSumedang.id - Kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat menjadi sorotan publik.

Pasalnya, kasus yang menjerat nama besar seorang mantan Kadiv Propam Polri tersebut dinilai banyak teka-teki.

Beragam pemeriksaan telah dilakukan oleh petugas kepolisian. Namun, tetap saja di lapangan perbedaan pendapat itu pun terjadi.

Diketahui, dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan lima tersangka, termasuk Irjen Ferdy Sambo, sang mantan propam Polri, namun sejumlah makin mengungkapkan kehidupan sang jenderal ini.

Terbaru, sorotan tajam kini tertuju pada kehidupan anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Hal ini terungkap dari pengakuan pengacara Bripka RR yang juga menjadi tersangka atas peristiwa kematian Brigadir J. 

Pengacara Bripka RR, Erman Umar mengungkapkan jika kliennya selama ini lebih banyak bekerja sebagai ajudan untuk para anak Ferdy Sambo.

"(Ricky Rizal) ini kan orang Lantas, mungkin dia paham. Makanya kewajiban dia yang disuruh (sebagai) ajudan bukan mendampingi (Sambo) tapi ngurus anak," terang Erman. Dilansir dari Suara.com (15/9/2022).

Pernyataan ini membuat pengacara ini kembali ditanyakan perihal mengurus anak-anak Ferdy Sambo.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS dan PPPK 2022 Segera Dibuka, BKPSDM Sumedang: Tunggu Saja Informasinya

"Ricky Rizal ngurus anak?" tanya Aiman Witjaksono memastikan pernyataan Erman.

"Rizal itu untuk ADC untuk mengurus segala sesuatunya (untuk) anaknya (anak Sambo) yang di Magelang," lanjut Erman.

"Jadi semacam ADC anaknya ya?" imbuh Aiman menegaskan.

Jawaban ini pun kemudian makin menyakinkan jika anak-anak Ferdy Sambo memang mendapatkan keistimewaan.

Sebagai informasi, kasus tersebut kini masih terus didalami dan dilakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan sejumlah pihak yang diduga turut terlibat.

Load More