SuaraSumedang.id - Kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat menjadi sorotan publik.
Pasalnya, kasus yang menjerat nama besar seorang mantan Kadiv Propam Polri tersebut dinilai banyak teka-teki.
Beragam pemeriksaan telah dilakukan oleh petugas kepolisian. Namun, tetap saja di lapangan perbedaan pendapat itu pun terjadi.
Diketahui, dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan lima tersangka, termasuk Irjen Ferdy Sambo, sang mantan propam Polri, namun sejumlah makin mengungkapkan kehidupan sang jenderal ini.
Terbaru, sorotan tajam kini tertuju pada kehidupan anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Hal ini terungkap dari pengakuan pengacara Bripka RR yang juga menjadi tersangka atas peristiwa kematian Brigadir J.
Pengacara Bripka RR, Erman Umar mengungkapkan jika kliennya selama ini lebih banyak bekerja sebagai ajudan untuk para anak Ferdy Sambo.
"(Ricky Rizal) ini kan orang Lantas, mungkin dia paham. Makanya kewajiban dia yang disuruh (sebagai) ajudan bukan mendampingi (Sambo) tapi ngurus anak," terang Erman. Dilansir dari Suara.com (15/9/2022).
Pernyataan ini membuat pengacara ini kembali ditanyakan perihal mengurus anak-anak Ferdy Sambo.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS dan PPPK 2022 Segera Dibuka, BKPSDM Sumedang: Tunggu Saja Informasinya
"Ricky Rizal ngurus anak?" tanya Aiman Witjaksono memastikan pernyataan Erman.
"Rizal itu untuk ADC untuk mengurus segala sesuatunya (untuk) anaknya (anak Sambo) yang di Magelang," lanjut Erman.
"Jadi semacam ADC anaknya ya?" imbuh Aiman menegaskan.
Jawaban ini pun kemudian makin menyakinkan jika anak-anak Ferdy Sambo memang mendapatkan keistimewaan.
Sebagai informasi, kasus tersebut kini masih terus didalami dan dilakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan sejumlah pihak yang diduga turut terlibat.
Berita Terkait
-
Komnas HAM: Kasus Ferdy Sambo Rumit, Ada Obstraction of Justice
-
Kasus Ferdy Sambo Banyak Obstraction of Justice, Komnas HAM: Rumit
-
Kasus Ferdy Sambo: Skenario Picik hingga Janji Hadiah Uang setelah Tembak Brigadir J
-
Bharada Sadam Pasrah Dapat Sanksi Demosi, Sopir Ferdy Sambo yang Intimidasi Wartawan
-
Soroti Soal Perbedaan Pengakuan Ferdy Sambo dan Bharada E, Komnas HAM Ungkap Hal ini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan
-
GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi
-
Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang
-
Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda
-
Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar
-
Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!
-
The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan