SuaraSumedang.id - Deolipa Yumara ungkap perlakuan sikap Feni Rose kepada Tata Liem.
Hal ini disampaikan Deolipa Yumara saat memenuhi panggilan BAP dari Kepolisian usai melaporkan Feni Rose.
Selain itu, Deolipa juga mengibaratkan kasus Tata Liem dan Feny Rose seperti Sambo yang ingin menghantam Krishna Murti.
Dirinya sendiri dan Tata Liem mengaku siap restoratif justice dan berdamai dengan Feni Rose jika dia meminta maaf dan tidak mengancam lagi Tata Liem.
"Jangan sampai dia mengancam lagi masa depannya Tata Liem mari sama-sama bekerja di dunia entertain," tuturnya dilansir dari STARPRO Indonesia Jumat (16/9/22).
Kemudian dia menambahkan, bahwa dirinya disebut pengacara abal-abal oleh Feni Rose.
"Verbal dalam bentuk WA tapi agak kejam saya dianggap orang yang mengaku-ngaku pengacara artinya dia tidak kenal saya sebagai pengacara padahal saya sudah 22 tahun sebagai pengacara," sambungnya.
Sementara Tata Liem sendiri mengakui jika dirinya diancam oleh Feni Rose.
"Dia mengancam saya memblacklis seluruh aktrisnya termasuk saya di salah satu stasiun TV itu tidak fair," sambungnya.
Baca Juga: Selain Ungkap Alasan Polisikan Feni Rose, Deolipa Yumara dan Tata Liem Tegaskan Hal ini
Selain itu, Tata mengingatkan supaya Feni Rose menjaga etikanya dalam berbicara terlebih dirinya adalah publik figur.
"Saya bukan manajer artis yang setahun dua tahun malang melintang dalam dunia entertain saya ingin dia minta maaf pada saya dan kepada Bang Deolipa," ungkapnya.
Menurutnya komunikasi terakhir dengan Feni Rose pada saat telepon ketika dia memarahinya.
"Terakhir komunikasi ya itu yang nelepon dia marah-marah tidak jelas dan bilang saya tidak tahu diri," ujarnya.
Deolipa lantas mengatakan bahwa Tata lebih senior dibandingkan Feni Rose, sehingga menurutnya jika dalam kepolisian seperti Sambo yang ingin menghantam Krishna Murti.
"Tata inikan lebih senior dari Feni Rose jadi ini ceritanya junior mau menghantam senior sama kaya Sambo menghantam Krishna Murti kalau dalam dunia polisi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986