Bisa Memasak Lebih Cepat
Darmawan menyebut, berdasarkan arahan Kementerian ESDM, kompor listrik harus lebih cepat dalam memasak dibandingkan dengan kompor elpiji tiga kilogram.
Dengan begitu, PLN juga melalukan perubahan spesifikasi kompor listrik. Apabila memasak air menggunakan kompor elpiji memerlukan waktu 10 menit 29 detik, maka dengan kompor induksi 1.800 watt kecepatannya bisa diturunkan menjadi 8 menit 47 detik.
Biaya Kompor Listrik Meringankan Masyarakat
Darmawan menyampaikan jika memasak dengan kompor listrik bisa menghemat biaya sekitar 10-15 persen dibandingkan dengan menggunakan kompor elpiji 3 kg.
Ia kemudian merinci, harga kompor elpiji adalah Rp19.698 per kg, dengan subsidi Rp 4.250 per kg.
Namun, sampai ke masyarakat harganya mencapai Rp 5.250 per kg, sehingga pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 15.448 per kg.
Sedangkan harga kompor listrik senilai Rp 11.792 per kg listrik ekuivalen dengan kisaran 7,18 Kwh.
PLN membebaskan biaya listrik sebesar Rp 4.550 yang dibayar masyarakat. Jadi penggunaannya menjadi lebih murah Rp720.
Baca Juga: 6 Cara Belajar Softskill untuk Tingkatkan Potensi Diri
Respons Masyarakat
Warga Denpasar Selatan, Bali semakin akrab dengan cara baru memasak tanpa api. Melalui program konversi ke kompor induksi yang berbasis listrik, ribuan dari mereka telah menerima manfaat program ini dan mengaku lebih nyaman dan lebih hemat.
Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pantai Mertesari, Sanur, Jro Kesumawati, dengan gembira mengisahkan pengalamannya menggunakan kompor induksi.
Ia merupakan salah satu dari sekitar 1.000 pelanggan PLN yang turut dalam 950 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) kompor induksi.
Kesumawati mengaku, ia dan pelaku UMKM lain yang menerima paket bantuan kompor induksi merasa gembira.
Penggunaan kompor induksi menurutnya tidak sulit, lebih hemat, dan mudah dibersihkan.
Kendati begitu, masih banyak kontra yang muncul jika kompor elpiji akan diganti kompor listrik, terutama dari segi daya beli masyarakat dan kebutuhan listrik rumah tangga yang meningkat.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Inilah Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Listrik Induksi, Mana yang Unggul?
-
Gas Elpiji 3 Kilogram Bakal Ditarik, Siap-Siap Pakai Kompor Listrik Induksi
-
Sebelum Beralih dari Gas Elpiji, Cek Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik Induksi
-
CEK FAKTA: Daya Listrik 450 VA Akan Dihapus
-
Siap-siap Gas Melon 3 Kg Bakal Ditarik, Ini Gantinya Dari Pemerintah
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya
-
Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian
-
Robek Gawang Swedia, Kylian Mbappe Cetak Rekor Lewati Ronaldo
-
Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C
-
Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap