SuaraSumedang.id - Pebalap Ducati Francesco Bagnaia harus menerima kekalahan setelah disalip Enea Bastianini (Gresini Racing) di lap terakhir MotoGP Aragon 2022, Minggu (18/9/2022).
Bastianini sukses menuntaskan balas dendamnya ke Bagnaia saat mereka berduel sengit di Misano dua pekan lalu.
Bastianini gagal merebut kemenangan keempat pada musim ini di Misano dan kini berhasil menghentikan laju sang pebalap Ducati Lenovo yang mengincar kemenangan kelima secara beruntun.
Start di posisi ketiga, Bastianini menempel ketat pole sitter Bagnaia yang tampil cukup klinis di balapn sepanjang 23 putaran itu.
Ia sempat mencuri posisi pimpinan lomba, tetapi membuat kesalahan dan tertahan di posisi kedua.
Enea Bastianini menjaga jaraknya kurang satu detik di belakang calon satu rekan setimnya di tim pabrikan Ducati tersebut.
Melalui manuver di Tikungan 7 lap terakhir, ia mampu kembali ke depan dan mencuri kemenangan dari Bagnaia yang terpaut 0,042 detik saat berpacu ke garis finish.
"Di lap terakhir saya merasa tidak bisa menyalip Enea lagi, karena saya sudah terlalu banyak mengambil risiko di lap-lap sebelumnya. Jadi 20 poin ini penting," kata Bagnaia dikutip dari laman MotoGP.
"Enea menyelesaikan balapan dengan luar biasa, dia sangat kompetitif sepanjang akhir pekan ini, dan saya tahu dia serta Fabio adalah yang tercepat. Quartararo sayangnya, terjatuh di lap pertama, tapi meski demikiannya saya mencoba yang terbaik."
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2022 Usai Bastianini Menang di Aragon, Bagnaia Mengancam Quartararo
Rival utama Bagnaia, Fabio Quartararo tersingkir dari persaingan di Aragon menyusul insiden kecelakaan di lap pembuka saat ia bersenggolan dengan motor Marc Marquez.
Dengan demikian, Bagnaia kini memangkas jaraknya dari 30 poin menjadi 10 angka saja dari sang pebalap Yamaha.
Sedangkan, Aleix Espargaro berjarak 17 poin di peringkat ketiga, dan Bastianini di peringkat empat dengan jarak 48 poin dengan lima balapan tersisa.
Kemenangan Bastianini di Aragon juga membantu Ducati mengamankan gelar juara konstruktor untuk ketiga kalinya secara beruntun.
"Ini terasa seperti mimpi," kata Bastianini.
"Saya melakukan sejumlah kesalahan saat balapan tapi pada akhirnya saya mampu menempel Pecco, dan di lap terakhir saya memiliki kesempatan untuk menyerang, serta mampu menang."
Aragon menjadi awal dari rangkaian triple header yang akan dilanjutkan ke Jepang dan Thailand dalam dua pekan ke depan.
Sumber:ANTARA
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama