SuaraSumedang.id - Perjalanan karir Ferdy Sambo di Kepolisian hingga capai bintang dua. Mulai dikritisi oleh Irjen Purnawirawan Ricky Sitohang.
"Saya enggak tahu pikirannya Sambo itu apa, enggak pernah jadi Kapolda tiba-tiba bintang dua," ungkap Ricky Sitohang dalam wawancaranya di YouTube Rumah Uya (13/9/2022).
Ia dibuat terheran-heran dengan proses dinamika kenaikan pangkat Ferdy Sambo yang melesat jadi bintang dua.
"Kalau dia bisa cari muka ke level itu ya saya akui, Sambo ini dia dimanjakan dari jabatan enak sampai enak sekali, enggak pernah susahnya," ungkap Ricky.
Sedangkan masih terdapat senior yang memiliki pangkat di bawah Sambo.
Justru Ricky Sitohang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo tak pernah menjadi Kapolda namun tiba-tiba berpangkat jenderal bintang dua.
"Sementara senior yang lain masih jauh di bawah dia, mbok urut kacang lah kan banyak tiap angkatan yang punya pengetahuan mumpuni, main loncat aja, akibatnya terjadi kecemburuan sosial," tambahnya.
Lebih lanjut, Ricky menyebutkan bahwa ada kemungkinan Ferdy sambo pandai mencari muka ke atasan.
"Emang di angkatan Sambo enggak ada yang lebih pintar? sepintar apa dia sih? Kalau dia itu enggak pintar tapi memintarin orang lain dan jilat muka," kata Ricky.
Baca Juga: Cara Klaim Kacamata dari BPJS Kesehatan
Lebih lanjut Ricky Sitohang menyebutkan banyak polisi yang memiliki kulaitas lebih mumpuni dari Sambo, namun tak diberi kesempatan.
"Di Mabes Polri banyak orang brilian dan konseptor yang tak dikasih kesempatan," imbuhnya.
Jabatan-jabatan Ferdy Sambo
Ferdy Sambo telah mengemban berbagai jabatan penting sebelum dipecat dengan tidak hormat (PTDH).
Pada masa awal kariernya, Ferdy Sambo menjabat sebagai Kanit Resintel di berbagai Polsek yang tersebar di kawasan Jakarta Timur.
Salah satunya, ia menjabat Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur pada 1997 silam.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Putri Candrawathi Sampaikan Permintaan Maaf kepada Masyarakat, Ada Apa?
-
Jokowi Jelang Pengumuman Tersangka Baru: Jangan Ada yang Ditutup-tutupi, Ungkap Apa Adanya
-
Razman Arif Nasution Cabut Laporan Terhadap Uya Kuya dan Ricky Sitohang, Ini Alasannya
-
Kapolri Resmi Copot Jabatan Irjen Pol Ferdy Sambo Diganti Syahardiantono
-
Klaim Pernah Jadi Pengacara Budi Gunawan, Razman Arif Nasution Dapat Peringatan Keras dari Jenderal Polisi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem