/
Kamis, 29 September 2022 | 10:23 WIB
Gunung Tangkuban Perahu. (Suara/Dinar Surya Oktarini)

SuaraSumedang.id - Keindahan alam di Jawa Barat memang tidak perlu diragukan lagi.

Ragam suasana pun dapat ditemukan di Jawa Barat, gunung-gunung yang membentang, luasnya pantai dan lainnya menjadi magnet bagi wisatawan.

Selain banyaknya tempat-tempat indah untuk dinikmati. Ternyata, tidak sedikit pula cerita-cerita yang sarat akan legenda di dalamnya.

Beragam kisah dapat ditemukan dari beberapa daerah, dan hingga kini tak sedikit yang tetap mempercayai kebenaran legenda-legenda tersebut.

Tak hanya itu, beberapa di antara kisah legenda bahkan melekat erat di sejumlah tempat yang sampai saat ini menjadi destinasi wisata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ternyata balutan cerita legenda di dalamnya menjadi alasan daya tarik wisatawan.

Berikut, 3 wisata berbalut cerita legenda yang dapat Anda ditemukan di Jawa Barat:

1. Gunung Tangkuban Parahu

Kisah Sangkuriang melekat erat dengan Gunung Tangkuban Parahu. Menurut legenda, gunung ini tercipta akibat kemarahan Sangkuriang yang gagal menikahi Dayang Sumbi.

Baca Juga: Bharada E Digugat Deolipa Yumara Rp15 Miliar, Kuasa Hukum: Klien Kami Tak Miliki Uang

Sangkuriang tak mengetahui bahwa Dayang Sumbi merupakan ibu kandungnya. Untuk mengagalkan pernikahan itu, Dayang Sumbi memberi syarat agar Sangkuriang membuat perahu dan telaga yang harus jadi dalam semalam dengan membendung aliran Sungai Citarum.

Sangkuriang nyaris berhasil, sebelum akhirnya digagalkan oleh kecerdikan Dayang Sumbi yang membuat waktu seolah-olah sudah pagi. Karena kecewa, Sangkuriang menendang perahu yang dibuatnya dan secara ajaib perahu itu berubah menjadi Gunung Tangkuban Parahu yang dikenal sampai saat ini.

Terlepas dari itu, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat tersebut masih tercatat sebagai gunung api aktif. Ada 3 kawah yang bisa ditemukan yaitu Kawah Upas, Kawah Ratu, dan Kawah Domas. Kawah-kawah tersebut terbentuk akibat besarnya letusan gunung beberapa tahun silam. Dari 3 kawah itu, Kawah Ratu paling mudah dijangkau dan menjadi daya tarik utama dari destinasi wisata Tangkuban Parahu.

2. Situ Bagendit

Danau atau Situ Bagendit merupakan daya tarik wisata yang berada di Kabupaten Garut. Danau ini memiliki ukuran yang luas sehingga dijadikan sebagai salah satu sumber air untuk memenuhi kehidupan masyarakat di sekitar.

Menurut legenda, danau tersebut tercipta akibat keserakahan dari seorang tokoh bernama Nyai Bagendit. Meski kehidupannya bergelimang harta, ia enggan berbagi kepada warga yang tidak mampu.

Suatu hari, datang seorang kakek meminta bantuan Nyai Bagendit. Namun kakek itu justru diusir dan dihina. Karena kecewa, kakek misterius tersebut menancapkan tongkatnya ke tanah dan ketika dicabut keluar air secara terus menerus. Warga yang tinggal di sekitar kediaman Nyai Bagendit berlarian menyelamatkan diri. Nyai Bagendit sendiri terlambat lari sehingga ia dan hartanya tak bisa diselamatkan.

Kini kondisi Situ Bagendit sudah ditata dengan rapi. Presiden RI Joko Widodo berharap Situ Bagendit bisa menjadi wisata kelas dunia.

3. Situ Cangkuang dan Kampung Pulo

Selain Situ Bagendit, Kabupaten Garut juga memiliki Situ Cangkuang yang tidak kalah populer. Di sini wisatawan bisa menikmati daya tarik danau serta bangunan candi kuno yang diperkirakan sudah berdiri sejak abad 8 M.

Selain Situ Cangkuang, di lokasi ini juga terdapat Kampung Pulo yang kaya akan sejarah. Menurut cerita turun temurun, dulunya Kampung Pulo dihuni Eyang Embah Dalem Arief Muhammad, seorang penyebar agama Islam yang namanya sudah melegenda.

Eyang Embah Dalem Arief Muhammad memiliki keturunan 6 anak perempuan dan 1 laki-laki. Sampai saat ini, semua keluarganya tidak ada yang meninggalkan Kampung Pulo karena sudah menjadi tradisi dari leluhur.

Lokasi Kampung Pulo sendiri berada tepat di depan gerbang masuk Candi Cangkuang. Jadi wisatawan bisa mendapatkan banyak daya tarik wisata apabila berkunjung ke tempat ini.

Sumber: disparbud.jabarprov.go.id

Load More