/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:19 WIB
Somala menuturkan patung kepala naga bergaya Bayon itu kemungkinan dibuat bersamaan dengan Candi Bayon pada masa pemerintahan Raja Jayavarman VII akhir abad ke-12 dan awal abad ke-13. (ANTARA)

SuaraSumedang.id - Otoritas Nasional APSARA (APSARA National/ANA) menyatakan, sebuah patung kepala naga dari batu pasir berusia ratusan tahun baru-baru ini ditemukan di area sekitar Kuil Tep Pranam di dalam Kota Kuno Angkor Thom di Taman Arkeologi Angkor yang terkenal di Kamboja.

Patung kepala naga itu ditemukan ketika sebuah pohon besar tumbang, menyebabkan benda yang terkubur di dalam tanah selama bertahun-tahun itu muncul dari bawah akar pohon tersebut, demikian keterangan ANA.

Kepala tim registrasi seni dari departemen konservasi monumen dan arkeologi preventif ANA, Chhouk Somala mengatakan, patung kepala naga itu terkubur sedalam setengah meter di bawah tanah.

"Saat pohon tumbang, patung kepala naga itu ditemukan di bawah akan pohon," katanya.

Adapun Fragmen patung kepala naga itu merupakan kepala bagian atas, yang panjangnya 1,2 meter memiliki lebar 1 meter dan tebal 0,3 meter.

Menurut ANA, patung kepala naga yang ditemukan tersebut saat ini disimpan di Preah Norodom Sihanouk-Angkor Museum.

Berlokasi di Provinsi Siem Reap; Kamboja Barat Laut, Taman Arkeologi Angkor selua 401 km persegi, yang dicantumkan ke dalam Daftar Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada 1992, merupakan destinasi wisata paling populer di Negara Asia Tenggara itu.

Sumber:ANTARA

Baca Juga: Alasan Dewi Perssik Belum Jenguk Lesti Kejora, Khawatir Dicap Pansos

Load More