SuaraSumedang.id - Beberapa waktu lalu berdar video mengabarkan Lesti Kejora yang memperlihatkan diusir dari studio satu di antara stasiun televisi swasta.
Hal tersebut diduga jawaban atas desakan mengenai boikot Lesti Kejora dan Rizky Billar dari sejumlah acara di televisi pasca pencabutan laporan KDRT.
Namun, kepastian video yang memperlihatkan Lesti diusir dari stasiun televisi swasta tersebut masih simpang siur, bahkan memicu spekulasi liar dari publik.
Host pencarian bakat penyanyi Dangdut Academy, Ramzi pun turut angkat bicara mengenai beredarnya video itu di media sosial.
Menurut Ramzi peristiwa tersebut hanya wara-wiri di media sosial saja, ia pun memastikan video itu hanya editan.
"Nggak, itu kan cuma wara-wiri di sosial media, di edit-edit," kata Ramzi dikutip dari akun Instagram @insta_julid, Senin (24/10/2022).
Namun, di samping itu pihak televisi yang menaungi program Dangdut Academy mengumumkan daftar juri ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tersebut.
Dalam daftar juri Dangdut Academy 5 itu, wajah Lesti Kejora sudah tidak tampak lagi, melainkan ada sosok baru yang dikenal dengan sebutan Siti KDI.
Masih menurut Ramzi, bahwa kehadiran Siti KDI dalam daftar juri program Dangdut Academy 5 tersebut hanya untuk mengisi warna baru.
Kemudian, Ramzi pun enggan banyak berkomentar mengenai dugaan Lesti Kejora tak dipakai sebagai juri Dangdut Academy 5 yang diduga diganti oleh Siti KDI.
"Nggak, itu cuma buat ngisi warna baru. Untuk hal itunya, bukan kapasitas saya juga. Karena bukan saya yang punya perusahaan tersebut. Tapi sampai sekarang nggak," katanya.
Hal serupa disampaikan pula oleh pedangdut Fitri Carlina, dalam kesempatannya ia turut memberikan pernyataan mengenai isu Lesti Kejora diboikot dari televisi.
"Setau aku ya, bahkan sebelumnya aku melihat dari interview-nya Mas Ramzi ya, setauku juga nanya-nanya dengan pihak TV pun tidak ada boikot-boikot itu, tidak ada," kata Fitri Carlina, sebagaimana dilansir dari tayangan video yang posting kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Selasa (25/10/2022).
Fitri Carlina pun turut berpendapat mengenai dugaan Lesti Kejora diboikot televisi, yang dinilainya itu isu yang digabung-gabung di media sosial.
"Itu hanya itu yang digabung-gabung di media sosial yang menjadi merebak, dan memang kan banyak yang kontra ya, yang kontra Neng Lesti. Kemudian, lapor di Instagramnya milik Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ya, seperti itu untuk boikot-boikot," ujar Fitri.
Lebih lanjut, Fitri Carlina menilai dalam situasi seperti ini tentu akan ada aja pro dan kontra tersebut.
"Tapi jangan berlebihan, karena kita juga bukan Tuhan kan, dan kita juga bukan perusahaan (lembaga) yang punya Undang-Undang mengatur itu semuanya. Jadi pun dari KPI tidak mengeluarkan apa-apa ya memang itu tidak ada pemboikotan dan lain-lain, itu tidak benar," kata Fitri Carlina.(*)
Sumber:YouTube KH INFOTAINMENT
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Bukan Sekadar Konser, Ini 3 Hal Mewah yang Bikin Penonton F4 'FForever' Dimanja Habis-habisan
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas