SuaraSumedang.id - Proses gugatan cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika terhadap suaminya, Dedi Mulyadi tengah berjalan di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta.
Dalam dua kali proses persidangan gugatan cerai Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi diketahui tidak datang ke kantor PA Purwakarta dengan alasan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.
Namun, akhirnya anggota DPR RI Dedi Mulyadi mendatangi kantor PA Purwakarta untuk menghadiri sidang gugatan cerai, pada Kamis (20/10/2022).
Sidang lanjutan gugatan cerai Anne Ratna Mustika terhadap Dedi Mulyadi berlangsung pada pukul 14.00 WIB.
Adapun agenda sidang ketiga itu, media antara kedua belah pihak yakni antara penggugat dan tergugat.
Dedi Mulyadi tampak datang dengan mengenakan kemeja abu-abu, sebelum memasuki ruang sidang, dirinya sempat menyapa sejumlah awak media.
Sementara, Anne Ratna Mustika sudah datang lebih awal di PA Kabupaten Purwakarta, yakni sekitar pukul 13.51 WIB.
Kuasa hukum Dedi Mulyadi, Ojat Sudrajat mengatakan, sidang gugatan cerai hari ini agendanya mediasi, dan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.
"Ya benar, untuk media nanti jam 2 siang," kata Ojat kepada awak media, dikutip dari PurwasukaSuara.com.
Sebelumnya, seperti diberitakan DenpasarSuara.com, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika justru lupa soal agenda sidang gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi pada, Kamis (27/10/2022).
"Oh ya, benar lupa aku," kata Anne saat diingatkan awak media mengenai persidangan gugatan cerai atas Dedi Mulyadi.
Kemudian, saat ditanya mengapa terlihat sangat bahagia ketika diberitahu mengenai gelaran persidangan cerai tersebut.
"Karena bahagia saya, ternyata lebih hafal Anda, daripada saya, sampai lupa kalau besok (hari ini) ada sidang ketiga (perceraian di Pengadilan Agama)," katanya.
Lebih lanjut, Anne Ratna mengatakan, sebetulnya tidak enak membahas masa internal keluarganya itu.
Dari awal, Anne mengatakan, tidak terlalu banyak membuat statement, sehingga ia berharap perkara rumah tangga ini bisa diselesaikan secara baik-baik di antara keluarga.
"Intinya bahwa upaya ini jadi upaya terakhir setelah ikhtiar yang dilakukan sekian tahun sudah kami berusaha."
"Bukan hanya saya, tapi juga Kang DM itu juga sudah berusaha. Jadi kita sekian tahun berusaha bertahan, yang pada akhirnya ini mungkin jalan terbaik," katanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pastikan Tepat Sasaran, BRI Peduli Salurkan 3.200 Paket Sembako bagi Warga Tegal
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu
-
4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas