SuaraSumedang.id - Pekerja rumah tangga (PRT) yang bekerja untuk Ferdy Sambo, dan Putri Candrawathi turut menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).
Susi dijadikan sebagai saksi dalam perkara sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, atas terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer.
Hakim Ketua Wahyu Imam Santosa menilai sosok Susi berbohong dalam memberikan keterangannya sebagai saksi di persidangan.
Kali ini, hakim mempertanyakan soal anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang terakhir kepada Susi.
"Berapa anaknya saudara Putri?," tanya hakim Wahyu, pada Senin (31/10/2022) dilansir dari Suara.com.
Susi pun menyebut, bahwa Ferdy Sambo dan Putri memiliki empat anak. Adapun anak Sambo dan Putri yang terakhir baru berusia 1,5 tahun.
"Empat sama yang kecil. Pertama Trisha Sambo, kedua Tribrata Sambo, ketiga Datia Sambo, dan keempat Arka," jawab Susi.
"Umur berapa Arka?," kata hakim Wahyu.
"1,5 tahun," kata Susi menjawab pertanyaan hakim.
Baca Juga: Tetiba Dedi Mulyadi Bicara Keluarga Kami Lagi Mendapat Ujian
"Anaknya siapa yang lahirkan, ibunya siapa yang melahirkan," kata Wahyu kembali bertanya.
"Ibu Putri Candrawathi," ucap Susi menjawab pertanyaan hakim.
Kemudian hakim Wahyu menyela perkataan Susi. Menurutnya, Susi dinilai memberikan keterangan bohong atas pertanyaan tersebut.
"Saudara bohong, saudara sudah disumpah lho. Saudara jangan bohong. Siapa yang lahirkan?," kata lagi hakim dengan tegas.
Susi pun terdiam. Kemudian hakim Wahyu kembali menyebut Susi kerap memberikan keterangan bohong ketika memberikan kesaksian.
"Banyak bohong dia di sini. Saudara bertetap Ibu Putri yang lahirkan? jawab yang serius, siapa yang melahirkan Arka?," kata hakim dengan tegas.
"Ibu Putri," timpal Susi.
"Kenapa dia lahir," tanya hakim lagi.
"Bulan 3 tahun 2021, tanggal 23," kata Susi.
"Di mana," lanjut hakim bertanya lagi.
"Saya tidak tahu," kata Susi menjawab.(*)
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Suara.com: Dicecar soal Kelahiran Anak Bungsu Putri Candrawathi, Hakim ke PRT Sambo: Anda Bohong, Siapa yang Lahirkan?
Berita Terkait
-
ART Ferdy Sambo Seolah Anggap Ketua Hakim Bodoh dan Bikin Kesal saat Susi Ceritakan Skenario Settingan
-
Terungkap! Usai Tragedi Duren Tiga, Seluruh Ajudan Ferdy Sambo Blokir Nomor WhatsApp Adik Brigadir J, Mengapa?
-
ART Ferdy Sambo Saat Jadi Saksi Sidang Bharada E: Brigadir J Berubah Jadi Ajudan Putri Candrawathi Sejak 2021
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas